DR. H. Helmi, M.Ag. Buka Sosialisasi EMIS Madrasah dan RA

Kegiatan sosialisasi Emis madrasah dan RA tahun 2018 di Aula FKUB Padang Pariaman.

PADANG PARIAMAN, Kepritoday.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Padang Pariaman melalui Seksi Pendidikan Madrasah, Jumat (23/2), menggelar sosialisasi Education Management Information System (Emis) madrasah dan RA di Aula FKUB Padang Pariaman, Jl. Raya Padang-Bukittinggi, KM 44, Kiambang, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Padang Pariaman, DR. H. Helmi, M.Ag yang diikuti oleh 50 orang operator yang tersebar dibeberapa madrasah dan RA se-Kabupaten Padang Pariaman dengan narasumber Drs. H. Helmi, M. Ag, Mofri Antoni, SE, MM dan Taslim Perdana, S. Kom, M. Pd.

Menurut H. Helmi, Emis Pendis selaku penanggungjawab pengelolaan data pendidikan Islam yang diandalkan memiliki target penyempurnaan dan penguatan berbagai aspek diantaranya hardware, software, SDM dan koordinasi serta komunikasi dengan para pengelola data di madrasah dan RA di lingkungan Kankemenag Kabupaten Padang Pariaman.

Berbagai usaha yang dilakukan setiap tahun dikerjakan dengan segenap daya upaya agar data Emis menjadi sumber referensi yang benar-benar kokoh, bermanfaat demi kemajuan pendidikan Islam di Padang Pariaman.

“Memang membangun data itu mahal dan sulit, tetapi jauh lebih mahal dan sulit membangun tanpa fondasi data yang kuat”, terangnya.

Ditempat yang sama, Kasi Penmad, H. Yurdinal, S.Ag, MA menyebutkan, dalam upaya meningkatkan kualitas data pendidikan Islam yang dikelola melalui sistem pendataan Emis, diperlukan proses panjang berupa updating data secara periodik dan berkesinambungan. Sehubungan dengan itu, Kankemenag Padang Pariaman kembali melaksanakan kegiatan pendataan Emis madrasah untuk penyempurnaan pengisian data yang valid dan akurat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberi penguatan informasi dan kordinasi kepada operator madrasah dan RA agar data dan informasi diinput valid, akurat, tepat waktu dan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ungkapnya. (Mudawar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top