Dialog KPK Dengan Jurnalis Batam Kepri, Terkait Meningkatnya Pemulangan TKI

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia Ir.Basaria Panjaitan SH,MH di dampingi Ketua AJI Batam Muhammad Zuhri

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, Irjend Pol. Basaria Panjaitan, SH,MH, di dampingi Ketua AJI Batam, Muhammad Zuhri

BATAM, Kepritoday.com –  Aliansi Jurnalis Independen Indonesia Batam, mengadakan kegiatan dialog media dengan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia, Irjend Pol. Basaria Panjaitan, SH,MH, di IHotel Baloi Batam. pada hari Senin, 29-Agustus -2016.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), adalah lembaga negara yang dibentuk dengan tujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi, KPK bersifat independen dan bebas dari pengaruh kekuasaan manapun dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya.

Fungsi dari KPK yakni, melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi dan melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi serta melakukan penyelidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi.

Kegiatan ini merupakan silaturahmi KPK RI, dengan awak media cetak, online dan elektronik yang ada di Batam Kepulauan Riau. Dari dialog bersama awak media ini, KPK meminta masukan-masukan informasi terkait pembangunan di Kepulauan Riau saat ini.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia, Irjend Pol. Basaria Panjaitan, SH,MH mengatakan, KPK bersama-sama seluruh elemen masyarakat, untuk memberantas korupsi di Indonesia, kita tahu kalau KPK berjalan sendiri memberantas korupsi rasanya tidak mungkin.

Para peserta dialog dari media cetak online dan elektronik

Para Peserta Dialog Dari Media Cetak, Online dan Elektronik

” Sesuai dengan fungsi KPK, yaitu mendorong instansi, aparat, kementerian lain dan seluruh masyarakat memberantas korupsi dan memacu aparat penegak hukum lainnya.” kata Basaria

Kalau berbicara penindakan untuk tindak pidana korupsi maka KPK bekerjasama dengan para penegak hukum yaitu Kepolisian dan Kejaksaan. tutur Basaria

” Kalau berbicara pencegahan, KPK harus mengajak seluruh elemen masyarakat khususnya yakni teman-teman jurnalis.” imbuhnya

Basaria menjelaskan, tujuan KPK datang ke Batam Kepulauan Riau ini, diantaranya adalah adanya masukan informasi dari Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) terkait meningkatnya pemulangan dan Tenaga Kerja Indonesia illegal yang dipulangkan ke Indonesia, artinya KPK akan mengawalnya, karena BNP2TKI mau membenahi semua proses mulai dari berangkat dan pemulangan TKI supaya semua transparan.

Sekali lagi Basaria menegaskan, bahwa ini bukanlah kerjaan kita, namun kita KPK hanya mengawal, kalau berbicara human trafiking, seluruh dunia yang paling banyak trans nasional crime tingkat yang paling tinggi adalah human trafiking, dan yang paling banyak menguntungkan para pelaku ilegal adalah human trafiking dan yang kedua adalah narkotika, dan yang ketiga adalah korupsi. Jadi jauh lebih bahaya adalah perdagangan manusia atau human trafiking. (And)