Dana yang Kecil Ini Harus Tepat Sasaran

TANJUNGPINANG, Kepritoday.com – Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan pemanfaatan belanja dari APBD harus tepat sasaran dan bermanfaat untuk masyarakat. Belanja APBD juga akan tetap difokuskan kepada sektor produktif seperti pembangunan infrastruktur yang mampu menciptakan kesempatan kerja serta menekan angka kemiskinan.

“Dana yang sangat minim ini jangan sampai tak sesuai dengan target yang diinginkan,” kata Nurdin saat memimpin rapat perdana usai cuti bersama lebaran 1438 H.

Sasaran-sasaran itu salah satunya sudah tergaris dalam RPJMD. Saat memimpin rapat, Nurdin didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kepala Bappelitbang Naharuddin. Seluruh Kepala OPD tampak hadir dalam rapat perdana ini.

Nurdin sempat mengawali pengantar rapatnya tentang kunjungan ke daerah-daerah pada Ramadhan lalu. Sepanjang safari itu, Nurdin memang melihat langsung segala permasalahan di masyarakat, terutama masalah ekonomi sosial, pendidikan, kesehatan dan lainnya.

“Belanja yang harus meningkatkan kualitas SDM, pendidikan, kesehatan serta memperluas dan memperbanyak pembangunan infrastruktur,” tegas Nurdin lagi.

Karena menurut Nurdin pembangunan infrastruktur dapat mendorong sektor lain untuk bergerak. Malah mampu memperkuat sektor pariwisata di sejumlah daerah.

Nurdin mencontohkan ketika Pemko Batam ingin membangun ring road dari Patam ke Jodoh, itu sangat bagus. Apalagi sepanjang jalan ada pemandangan ke arah Singapura. Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diyakini akan berkembang.

“Jika pariwisata terus tumbuh, yang menikmati hasilnya akan semakin banyak,” kata Nurdin.

Gubernur memang menekankan pentingnya memperbanyak sektor yang menunjang perekonomian daerah. Jika bertumpu pada satu sektor saja, akan menganggu kalau sektor tersebut terganggu.

“Jangan tertumpu pada satu bidang, nanti kalau sedang ambruk, nanti hal politiknya yang lebih menonjol. Saling menyalahkan dan tak mencari solusi,” kata Bupati Karimun dua periode ini.

Gubernur mengevaluasi satu persatu rencana pembangunan yang sudah terprogam pada APBD. Sudah sejauh mana progres pembangunannya. Sektor-sektor prioritas, sejak DED, pelelangan, pengerjaannya dievaluasi detil oleh Gubernur. Termasuk yang sudah time table-nya, apakah sesuai rencana atau tidak.

“Beri informasi dimana sumbatnya kalau ada keterlambatan. Akan saya tanya perkembangannya tiap minggu,” kata Nurdin.

Dalam pada itu, Sekdaprov Arif Fadillah menekankan pentingnya komitmen bersama untuk mensukseskan visi misi Gubernur. Karena itu Arif minta diimplementasikan apa yang sudah dirancang. (RZA/Hm).

Top