|
GENERAL Manager Franchise Support Century 21 Indonesia, F R Suherman
yang menjadi pembicara seminar karir di Hotel Planet Holiday, kemarin
(17/6) menyampaikan beberapa kiat menjadi marketing yang handal di
bidang properti, kepada 100 peserta seminar itu.
Di antaranya, mampu bekerja dengan semangat dan motivasi. ”Untuk menjadi marketing handal, juga harus memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan yang datang dan pergi secepat kilat, dan kunci utama dari semua itu adalah fokus, bukan hanya di bisnis properti, tapi juga dalam dunia kerja lainnya. Bila kita benar-benar fokus dan optimis, maka yakinlah kamu akan menjadi orang hebat dalam dunia properti ini,” kata Suherman.
Sementara itu, Direktur Century 21 link Batam, Sarinah Suhaimi, mengatakan kini di Batam ada dua link properti. ”Centuri 21 Link telah memiliki dua kantor di Batam yakni C21 link 1 di Taman Kota Baloi dengan member broker, Ellen dan C21 link 2 di Muka Kuning Paradise dengan Member Broker, A Fui yang pada April lalu diresmikan langsung oleh Presiden Direktur Century 21 Indonesia, Rina Ciputra,” ucapnya.
Tahun depan, katanya, rencananya C21 Link Batam akan memperluas jaringan link 3 ke Tanjungpinang.
Melalui seminar karir ini, Suherman menyatakan bahwa peluang Batam menjadi area terbaru investasi properti akan semakin lebih maju dibanding Jawa dan Bali setelah era FTZ resmi dilaksanakan. Dengan ini dia berharap para peserta yang hadir pada acara tersebut dapat melihat dan memperoleh cakrawala baru dalam usaha menjadi marketing properti yang handal dengan memanfaatkan kesempatan saat ini. Apalagi, bisnis properti kini terus berubah dari kebutuhan pokok menjadi semacam lifestyle.
”Bisnis properti berubah dari yang dulu kebutuhan dasar dan pokok menjadi suatu lifestyle yang dapat menguntungkan. Misalnya, saat ini seseorang membeli rumah atau apartmen, bukan sebagai tempat tinggalnya, melainkan berinvestasi dengan menyewakan rumah atau apartemen tersebut dalam periode tertentu dengan tujuan menikmati dulu hasilnya dan kemudian terserah diapakan lagi rumah atau apartemen tersebut, nah inilah yang dinamakan dari kebutuhan pokok menjadi semacam lifestyle,” ujarnya.
Melalui perubahan ini, lanjutnya marketing berperan menghubungkan si pemilik dengan si penyewa tanpa harus bertatapan muka langsung atau istilahnya dalam properti yakni Broker.
Acara seminar tersebut ditutup dengan kalimat filoshopis dari Suherman.
”Untuk menjadi orang yang berhasil, pilihlah cinta, jika kekayaan dan kesuksesan tidak dibarengi dengan cinta maka hasilnya buta dan tidak akan tahan lama namun bila kita memfokuskan perencanaan dengan cinta, maka yakinlah kesuksesan dan kekayaan akan terus mengikutimu,” ujarnya. (cr5)
|