Antisipasi Judi di Singapura
BATAM - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam yang ditunjuk
menjadi pengelola Pulau Lengkana, Kecamatan Belakang Padang, Batam,
menargetkan 2009 pulau yang memiliki luas 60 hektare itu sudah dibangun
resort dan kawasan wisata ramah lingkungan.
Pengembangan Lengkana untuk mengantisipasi dibukanya arena judi di Pulau Sentosa, Singapura 2010 yang hanya ditempuh 20 menit dari Lengkana. Pulau yang terletak di jalur terdepan dan berada dekat selat Philip tersebut masih kosong. Suasana alami jelas terlihat di pulau itu. Sayangnya, di bibir pantai yang langsung menghadap Singapura itu mulai mengalami abrasi akibat dihantam gelombang air.
Ketua Kadin Batam Nada Faza Soraya kepada Batam Pos menjelaskan dalam tahun ini pihaknya bersama dengan Pemko Batam membuat rencana pengembangan Lengkana dan investor yang akan melakukan pembangunan, sudah banyak yang berminat. ''Banyak investor dalam negeri yang berminat membangun resort. Kita memang memberikan mereka peluang utuk investasi di Lengkana,” ujar Nada Soraya.
Pontensi pengembangan wisata ramah lingkungan di Lengkana, jelas Nada, akan berjalan mulus. Sebab daerah ini memang strategis untuk dikembangkan. ''Prinsipnya, jangan sampai setelah judi di Sentosa beroperasi, kita tidak mendapatkan apa-apa. Setelah pulau ini dibangun, orang kaya Singapura bisa memanfaatkan Lengkana sebagai tempat istirahat. Karena jaraknya cukup dekat dengan Pulau Sentosa, Singapura, cuma 20 menit naik kapal feri,” imbuh Nada.
Menurut Nada hotel yang akan dibangun di Lengkana, harus bintang tiga tetapi menggunakan konsep bintang lima. Selain itu, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berkerja di Singapura bisa menggunakan Lengkana sebagai tempat penginapan agar bisa menghemat dari tingginya biaya sewa rumah di Singapura. ''Tentunya kita harus mempelajari dulu masalah ini. Kita ingin Lengkana jadi daerah yang memberikan manfaat untuk Batam,” ucap Nada. Tanggal 28 Juni mendatang menurut Nada, investor dari China juga akan berkunjung ke pulau ini tersebut. Pulau Lengkana masih kosong tetapi menurut Nada dalam waktu dekat, Kadin akan melakukan pameran industri perdagangan wisata tingkat ASEAN di Pulau Lengkana paling lamban, Oktober 2008. (rob)
|