|
Myanmar Tetap Tolak Bantuan Asing |
|
Sabtu, 17 Mei 2008 | 14:22:01 |
|
Myanmar (BCZ) Pemerintah Myanmar menyatakan bahwa sedikitnya 133.000 orang dinyatakan
tewas atau hilang dalam badai Nagris yang menyerang negara tersebut dua
minggu lalu.
Pengumuman ini dikeluarkan oleh Penguasa Militer yang menyatakan bahwa mereka tetap menolak bantuan tenaga penyelamat asing untuk membantu ke negara tersebut.
Stasiun televisi lokal memberitakan bahwa hingga saat ini korban tewas telah mencapai 77.738 orang dan 55.917 dinyatakan hilang. Perhitungan yang dilakukan oleh media televisi lokal ini hampir sama dengan rilis yang dikeluarkan oleh sebuah lembaga bantuan asing yang memprediksikan jumlah korban setelah memperhatikan tingkat kerusakan yang ditimbulkan oleh badai Nagris tersebut.
Pemerintah Militer Myanmar hingga saat ini tetap menolak bantuan tim penyelamat asing, meskipun masyarakat internasional telah menyerukan agar mereka membuka pintu negara mereka. Masyarakat internasional khawatir Myanmar akan diserang badai kematian kedua melihat penanganan para korban yang begitu menyedihkan. Para korban dikhawatirkan saat ini berada dalam kekurangan bahan makanan, air, tempat tinggal dan pengobatan yang layak. (JHS)
Berita terkait:
|