|
Dumail (BCZ) Solar minyak milik PT Pertamina dicuri. Modusnya agak aneh, pipa
minyak yang mendistribusikannya ke Depot PT Pertamina di Bukit Jin
Dumai disambungkan ke selang mengarah pada rumah kontrakan warga.
Hal itu baru diketahui pihak Pertamina, setelah mendapatkan laporan dari warga yang berdomisili di sekitar tempat pipa tersebut dibocorkan.
Humas PT Pertamina Kitty Andhora di lokasi pipa yang mendistribusikan solar tersebut ke wilayah Bukit Batrem Dumai, menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut baru diketahui sekitar pukul 06.00 WIB dari laporan warga. ”Informasi yang menyebutkan bahwa pipa tersebut bocor, kami dapatkan setelah ada warga yang menghubungi kami, dengan mengatakan ada orang yang mengambil minyak dengan menggunakan selang di rumah kontrakannya sekitar pukul 06.00 WIB,’’ katanya.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, lanjut Kitty, ia menindaklanjuti ke bagian teknisi untuk melakukan pengecekan di lapangan. Dari hasil pengecekan yang dilakukan pagi itu, hasilnya menunjukkan bahwa laporan dari warga tersebut memang benar adanya. ‘’Saat dilakukan pengecekan oleh teknisi di lapangan didapati, salah satu pipa dari dua pipa yang digunakan oleh PT Pertamina untuk mendistribusikan solar dan premium ke Depot PT Pertamina di wilayah Bukit Jin telah dibor oleh seseorang. Setelah dibor pelaku kembali menyambungnya dengan pipa besi dengan diameter 8 milimeter dan ukuran 10 inci serta ketebalan sekitar 9,5, berikutnya kembali disambung dengan selang yang berukuran 3/4 inchi menuju salah satu rumah sewa yang letaknya tidak jauh dari posisi pipa yang digunakan untuk mendistribusikan solar,’’ katanya.
Dengan adanya temuan tersebut, Kitty mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan langkah koordinasi dengan jajaran Polsek Dumai Timur untuk melakukan langkah pengamanan lokasi pipa yang telah dibocorkan. ‘’Kita melihat kondisi selang yang mengaliri solar dari pipa yang dibocorkan tersebut menuju salah satu rumah petak, yang letaknya tidak jauh dari posisi pipa telah ditimbun dengan tanah, dan di atas tanah tersebut telah ditumbuhi oleh rumput-rumput, di mana itu menandakan bahwa penanaman selang tersebut telah lumayan lama,’’ jelasnya lagi.
Di lain pihak, Kapolresta Dumai AKBP Muharrom Riyadi melalui Kapolsek Dumai Timur AKP Jusli saat ditemui di lokasi pencurian solar tersebut mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum menetapkan pelaku dari pencurian solar dengan cara melubanggi pipa yang mendistribusikan solar menuju Depot PT Pertamina Dumai. Namun begitu Jusli menambahkan bahwa sejumlah barang bukti yang ditemukan pihaknya saat ini telah diamankan di Mapolsek Dumai Timur.
‘’Saat ini puluhan jerigen dan beberapa drum solar yang telah terisi dan berada di salah satu rumah petak telah kita amankan, namun saat ini siapa pelaku belum dapat kita tetapkan, baru sebatas meminta keterangan dari beberapa warga yang mengetahui kejadian tersebut, termasuk pemilik rumah petak,’’ ungkapnya.
Dalam pada itu, Kepala Depot PT Pertamina Dumai Hardiyansah, saat dikonfirmasi berapa kerugian yang dialami akibat pencurian solar tersebut mengatakan, saat ini belum dapat diperkirakan, sebab proses pendistribusian solar melalui Depot PT pertamina ke mobil-mobil pengangkut bahan bakar terus berjalan normal. ‘’Hingga saat ini memang belum terdeteksi berapa kerugian yang dialami, karena proses pendistribusian solar dari depot terus berjalan normal, walaupun belum dapat diperkirakan berapa kerugian yang dialami akibat pencurian tersebut, namun melihat lokasi pencurian kemungkinan kerugian yang dialami cukup signifikan,’’ jawabnya singkat.
Semenatara itu, pemilik rumah petak yang digunakan untuk memasok solar curian dari pipa tersebut, Amir Sinaga mengatakan, dia tidak mengetahui sama sekali jika rumah yang disewakan kepada Rudi Hartono dan empat rekannya itu, digunakan untuk tempat pencurian solar dari pipa milik PT Pertamina.
‘’Rumah saya memang dikontrak oleh Rudi Hartono dan empat rekannya yang mengaku bekerja pada kontraktor PT CPI, di mana mereka mengontrak rumah saya selama satu tahun dan baru dibayar Rp1 juta dan baru menetap di rumah ini satu pekan lamanya, namun saya sendiri beberapa waktu lalu pernah melihat ada mobil box warna hitam yang berada di rumah itu, namun tidak terpikir oleh saya bahwa mobil itu digunakan untuk mengangkut solar hasil pencurian yang mereka lakukan,’’ ungkapnya.(RPG/jrr)
|