YULIANA, mucikari di Panti Pijat Monalisa menutupi wajah begitu tiba di Markas Polsek Batuampar, kemarin. Polisi menggerebek Panti Pijat Monalisa setelah terungkapkanya praktek perdagangan manusia (trafiking) di sana. |
 |
Today's Must-Reads
Editorials
Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar menegaskan,
Kepala Bidang Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Kota Batam | |
|
Sabtu, 17 Mei 2008 | 11:44:46 |
JAKARTA - Istana Olahraga (Istora) Piala Uber menjadi saksi kehebatan
Srikandi Indonesia juara Piala Uber 1994 dengan melumpuhkan Tiongkok di
final. Spirit itulah yang diusung Maria Kristin Yulianti dkk saat
bentrok dengan Tiongkok di final malam ini (siaran langsung Trans7
pukul 19.00 WIB).
Kala itu, gemuruh ribuan suporter menjadi pembakar semangat tempur Susi Susanti dkk untuk menggagalkan ambisi Tiongkok. Nah, menghadapi Tiongkok malam ini (17/5), Maria dkk sangat membutuhkan dukungan total fans Merah Putih di Istora. "Penonton memberikan arti tersendiri kepada tim. Motivasi anak-anak semakin meningkat dengan dukungan penonton," jelas Marleve Mainaky, pelatih tunggal wanita Indonesia, kemarin (16/5).
Modal dukungan penonton tersebut sangat penting untuk menutupi kelemahan dari sisi teknis. Dari materi pemain, Tiongkok lebih unggul di tunggal dan ganda. Mereka mengusung pemain berperingkat empat besar di tunggal dan ganda. "Tapi, saya senang, tren permainan anak-anak juga semakin meningkat setelah mengalahkan Jepang," ungkap Marleve.
Dia berharap agar para pemain mampu tampil lebih fokus pada final nanti. Dia tak memungkiri, penampilan tunggal pertama Maria Kristin kerap tidak meyakinkan di lapangan. Apalagi, dia harus menghadapi banyak pemain yang memiliki ranking di atasnya. Saat ini Maria di urutan ke-30 dunia. Namun, kondisi Xie Xingfang sebagai tunggal pertama Tiongkok juga tidak begitu bagus. Dalam sesi latihan di Istora kemarin, siku kanan Xingfang dibalut perban. "Kami tidak boleh lengah. Tetapi, kondisi itu memang cukup menguntungkan," papar Marleve.
Tunggal kedua Adriyanti Firdasari diharapkan mampu mempertahankan performanya seperti kala menghadapi Jerman di semifinal, Kamis (15/5). Kalau Tiongkok tetap menerjunkan Xingfang, Firda -sapaan karib Adriyanti Firdasari- bakal menantang Lu Lan. Di atas kertas, Firda masih kalah jauh daripada Lu Lan. "Tetapi, tidak ada yang tidak mungkin kan," ungkapnya.
Begitu pula Pia Zebadiah yang tampil menawan sebagai penentu kemenangan saat kontra Jerman. "Anak-anak harus memiliki keyakinan menjadi juara lebih dahulu," tegasnya.
Ya, sebagai tunggal ketiga, Pia memiliki beban berat sebagai penentu apabila para pemain di atasnya hanya mampu menahan Tiongkok 2-2. Pia akan ditantang Zhu Lin sebagai tunggal ketiga yang kini berada di urutan keempat dunia. "Kalau diperhatikan, kondisi Tiongkok malah semakin buruk di Piala Uber, berkebalikan dengan tim Merah Putih. Setelah menuai kemenangan atas Jepang, rasanya, tidak ada yang tidak mungkin," tandasnya.
Lantas, bagaimana di sektor ganda? Menurut Richard Mainaky, pelatih ganda wanita Tim Uber Indonesia, sektor ganda wanita Indonesia malah lebih matang daripada kekuatan tunggal. Meski, ranking yang dimiliki Vita Marissa/Lilyana Natsir, Jo Novita/Greysia Polii, dan ganda ketiga Endang Nursugiyanti/Rani Mundiasti jauh di bawah ganda wanita yang dimiliki Tiongkok.
"Asalkan para pemain mampu menampilkan bola-bola menukik dan tajam atau bola setengah, saya yakin Tiongkok dapat diatasi," terang Richard.
Namun, posisi Lilyana perlu menjadi catatan. Permainan Lilyana di ganda wanita memang kurang optimal, terutama untuk mengatasi bola samping. "Makanya, dijaga jangan sampai Tiongkok memberikan bola-bola samping terlalu banyak kepada Butet (panggilan Lilyana, Red)," ujarnya.
Di sektor ganda, Tiongkok mendominasi papan atas ranking dunia. Dua peringkat teratas ditempati Yang Wei/Zhang Jiewen dan Wei Yili/Zhang Yawen. "Kami yakin menjadi juara," tegas salah seorang pelatih Tiongkok. (vem/pen/aww)
|
|  |
|
Internasional
-
Glasgow (BCZ) Polisi Skotlandia membebaskan 15 anak baru gede
alias ABG asal China dan beberapa negara Asia Tenggara. Di Skotlandia,
mereka dipaksa bekerja sebagai budak seks.
Wellington (BCZ) Jalan utama menuju ibukota Selandia Baru macet total
hari ini (4/7) ketika ribuan truk mengadakan demo guna memprotes
semakin tingginya biaya yang mereka butuhkan dalam perjalanan.
|
Real Estate
-
ANIMO penyewa kios Pasar Rakyat Botania Garden terus bertambah. Kini,
jumlah kios tersewa bertambah sebanyak 20 unit dalam waktu enam hari.
Pasar Rakyat Botania Garden itu baru dibuka untuk masyarakat mulai
tanggal 20 Juni lalu.
PROYEK rumah di tepi pantai, Coastarina yang berada di Teluk Tering
Batam Center, terus menjadi pusat perhatian pasar properti. Tidak hanya
pasar Batam dan daerah lain di Indonesia, juga dari luar negeri.
|
|
|