|
BATAM - Pertamina menjamin stok bahan bakar minyak (BBM) di
Batam tetap aman hingga menjelang kenaikan harga yang diperkirakan pada
akhir Mei atau awal Juni mendatang. Sales Representatif Retail Wilayah
XII Pertamina Kepri, Lutfi Kukuh mengatakan stok sudah sesuai dengan
kebutuhan.
”Kita belum tahu pasti ya kapan kenaikan harga BBM. Tapi antispasi terjadinya gejolak di masyarakat yang kita amankan stok,” ujar Lutfi Kukuh kepada Batam Pos, kemarin.
Namun menurutnya, sejauh ini belum ada gejolak yang terjadi akibat adanya rencana kenaikan BBM. Pantauan Pertamina, lanjut Lutfi, di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang ada di Batam, tidak ada antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar.
Apakah Pertamina akan menambah stok menjelang tengah malam pada saat kenaikan harga BBM nanti? Luhfi mengatakan, tidak ada penambahan stok meski terjadi aksi borong dan pemilik kendaraan menyerbu SPBU.
Menurut Lutfi lagi, penambahan stok sudah ada ketentuannya sesuai dengan kebutuhan yang ada. ”Stok sudah dipekirakan dan estimasinya sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya. Bahkan stok untuk Batam, kata dia, sering melebihi kebutuhan karena ada kelebihan 0,1 persen dari jatah, sehingga, stok sering berlebih.
Pantauan Batam Pos di beberapa SPBU, memang belum ada gejolak dan antrean kendaraan yang mengisi bahan bakar. Di SPBU Seraya dan SPBU Jodoh, kendaraan justru sepi, kemarin. Di SPBU Simpangjam dan SPBU Seiladi, normal-normal saja.
Sementara itu, lori dengan nomor polisi BM 9769 XD diamankan anggota patroli Polsek Sekupang, Jumat (16/5) siang di jalan raya dekat hutan Mata Kucing. Polisi curiga drum dalam lori itu berisi solar. ”Kami dicurigai bawa solar,” kata Sd, kernet lori BM 9769 XD itu, kemarin di depan Mapolsek Sekupang.
Sd mengaku, lori dengan supir Hen itu hanya bermuatan skrap besi yang diangkut dari PT Team Metal Tanjunguncang. Kata Sd, skrap besi tersebut rencananya akan dibawa ke Seraya Atas. Di tengah perjalanan, lori dihadang polisi.
Supir dan kenek lori ini mengaku sudah mengantongi surat jalan untuk mengangkut besi itu. Namun, polisi mencurigai lori membawa solar karena drum ditutupi terpal. Drum catnya juga tak jelas lagi. Hen, supir lori tersebut masih diperiksa oleh polisi, Jumat (16/5) siang. Ia juga telah menghubungi pemilik barang karena barang yang dibawanya diamankan polisi.
Tiket Kapal Naik
Salah satu pihak yang merasakan dampak kenaikan harga bahan bakar minyak yang tinggal menunggu waktu adalah transportasi laut. Pengusaha kapal laut sudah mengambil ancang-ancang menaikkan harga tiket, kalau BBM naik.
Koordinator Indonesian National Shipowner’s Assosiation (Koordinator INSA ) khusus Pelabuhan Domestik Sekupang Asmadi mengatakan, kenaikan harga BBM dampaknya besar bagi pelaku usaha kapal penumpang. ”Satu kali berangkat untuk tujuan Dumai saja bisa menghabiskan minyak tiga ton. Jelas terasa sekali dampaknya kalau harga minyak naik,” kata Asmadi, kemarin.
Menaikkan tarif, katanya juga menjadi pilihan pahit. Setiap harga minyak naik, yang diikuti kenaikan harga tiket kapal selalu menimbulkan gejolak ”Pemerintah membuat kita dalam posisi yang sulit ,” ujarnya. (dea/uma/cr10)
|