|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
KEPRI COMMUNITY
  • by

    Candra Ibrahim
KOLOM KAMISAN
  • by

    Hasan Aspahani
Local Batam
Google
SIDAK
Pulau Komodo masuk dalam daftar calon tujuh keajaiban dunia
Today's Must-Reads
  • Editorials

    Tarif Pajak Turun

    Pemerintah menurunkan tarif pajak perorangan sejak 1 Januari 2009
  • TNI AL Tambah KRI

    Dua Kapal Perang Buatan buatan lokal menambah armada TNI AL untuk mengamankan perairan Kepri
Konsultan Drainase Batu Besar Ditahan
Jumat, 16 Mei 2008 | 09:26:19
BATAM - Kasus dugaan korupsi proyek pembangunan saluran air (drainase) senilai Rp2,432 miliar di Batu Besar, menggelinding seperti bola salju. Tadi malam, Kejaksaan Negeri Batam menetapkan Kepala Cabang PT Artha Demo Engeenering Consultan yang bertindak sebagai konsultan pengawas proyek itu, Charis Lalo Mureno sebagai tersangka.

Ia digiring ke sel tahanan setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 14 jam, atau sejak pukul 10.00 hingga 23.30 WIB di ruang Kasi Pidana Khusus, lantai  II Gedung Kejari Batam, Batam Centre. Entah berapa kali Charis izin untuk ke kamar kecil. Yang pasti, wajah lelaki yang kala itu  mengenakan kemeja putih dan celana abu-abu ini, terlihat sangat letih. Rambutnya agak acak-cakan.


Ia diberondong banyak pertanyaan oleh tim penyidik yang terdiri dari Feri Mupahir SH (ketua), Armen Wijaya SH, Tengku Firdaus SH dan Rahmat Budiman SH. Ketua tim penyidik Feri Mupahir menuturkan, timnya meragukan mutu proyek bangunan tersebut. ”Pekerjaan diduga tak sesuai bestek. Sebagai konsultan pengawas, harusnya dia tahu,” kata Feri usai pemeriksaan.


Diduga ikut meloloskan, tim menaikan status lelaki 35 tahun itu dari saksi menjadi tersangka. Charis merupakan orang kedua yang ditahan dalam kasus dugaan korupsi tersebut. Sebelumnya, kejaksaan lebih dulu menahan Kabid Sumber Daya Air Dinas PU Kota Batam yang juga pejabat pembuat komitmen, Rusdi Ruslan.


Rusdi kini mendekam di lapas kelas II A Tembesi, sedangkan Charis dititipkan di Mapolsek Batam Kota. Kepala Kejaksaan Negeri Batam Suharto Rasidi mengatakan, pihaknya sengaja menahan Charis di tempat terpisah. “Enggak bagus kalau disatukan,” kata Suharto yang ikut menunggui proses pemeriksaan terhadap konsultan pengawas proyek itu.


Selain Charis, sepanjang hari kemarin, Kejaksaan juga memeriksa salah seorang pegawai di lingkungan Dinas PU. Paginya, kejaksaan bahkan sempat meminta keterangan tambahan dari Kepala Dinas PU Harry Roekanto terkait dugaan korupsi proyek pembangunan saluran air senilai Rp2,432 miliar ini.


Suharto menuturkan, siapa saja masih mungkin dipanggil mengingat proyek tersebut melibatkan banyak pihak. “Kalau ada keterangan yang masih kami perlukan, Kepala Dinas-nya pun akan kita panggil lagi,” tukasnya. (ros/dea)


 
NUSANTARA [ more ]

OLAHRAGA [ more ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
Real Estate
  • Batam (BCZ)  Sebuah bola dunia atau globe bergaris tengah 11 meter yang diyakini terbesar di dunia, menjadi salah satu unggulan destinasi wisata baru di Kota Batam, Mega Wisata Ocarina.
    Batam (BCZ) Selain memiliki beberapa wahana wisata yang serba modern, kawasan Mega Wisata Ocarina ternyata juga menyimpan beragam keunikan. Salah satunya adalah kolam ‘Seribu Bangau’ yang berada di tengah-tengah Kampung Seni Ocarina.


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us