Penurunan harga BBM dinilai oleh anggota Dewan harus diiringi dengan penurunan tarif angkutan
Benarkah SMS Setan Makan Korban? (Bag 9)
Senin, 12 Mei 2008 | 09:58:06
Bukan Kerja Intelijen Batam (BCZ)
SMS santet atau SMS setan yang dalam beberapa hari terakhir
menghebohkan Indonesia, belum tentu upaya pengalihan isu dari rencana
kenaikan BBM.
SMS berantai yang menakutkan sebagian orang itu juga bukan proyek intelijen untuk mengalihkan perhatian masyarakat. Jika dilihat dari modusnya, ini jelas upaya pihak-pihak tertentu untuk membuat panik masyarakat di tengah harga-harga bahan pokok yang mulai naik.
Demikian disampaikan pengamat intelijen, Suripto kepada wartawan koran ini via telepon seluler dari Beirut, Lebanon.
“Bukan, saya pikir itu bukan kerjaan intelejen. Apalagi kalau yang dimaksud intelijen negara atau pemerintah. Sangat naif. Ini bukan kerjaan pemerintah, tapi pihak-pihak tertentu yang ingin mencari keuntungan atau membuat panik masyarakat yang tengah diterpa kenaikan harga-harga menjelang kenaikan BBM,” katanya.
Suripto yang mengaku sudah dua tahun meninggalkan Indonesia itu mengaku, belum mengetahui SMS berantai yang banyak menyesatkan orang itu. Meski demikian, sekali lagi dia memastikan orang atau kelompok di balik SMS setan itu bukan orang-orang intelijen.
Saat wartawan menyebutkan pada dua tahun sebelumnya muncul isu Hantu Kolor Ijo yang juga mengiringi rencana kenaikan BBM oleh pemerintah, Suripto juga mengatakan, hal itu bukan pekerjaan intelijen negara. “Bukan BIN, bukan pula intelejen tentara,” tambahnya.
Dia bilang, sebenarnya jika media SMS teror itu adalah telepon seluler sangat mudah melacaknya. Jika polisi mau berkerja, sebenarnya bisa melacak pengirim SMS itu melalui operator seluler. Karenanya, Suripto sangat setuju bila kepolisian didesak untuk segera mengusutnya.
“Ini mudah dilacak dengan bantuan operator. Jadi sebenarnya jika pihak kepolisian segera bertindak, pelakunya akan bisa diketahui,” ujarnya.
Dia juga mengimbau agar masyarakat dengan bijak dan arif menanggapi teror tersebut, jangan panik dan menggunakan logika. Intinya, masyarakat yang menerima SMS itu, jangan menanggapinya.
“Ya, pemerintah harus segera menenangkan masyarakat, jangan sampai berlarut-larut,” pungkasnya. (RPG/her)
Adelaide (BCZ) Tiga orang wanita muda mengadakan aksi demonstrasi
dengan tidak mengenakan sehelai benangpun di luar restoran KFC di
Adelaide, Australia.
Berita terkait:
Awas, Nomor Setan Masuk ke HP
Awas, Nomor Setan Masuk ke HP
Awas, Nomor Setan Masuk ke HP
Awas, Nomor Setan Masuk ke HP...
Nairobi (BCZ) Bajak Laut Somalia berusaha melakukan upaya pembajakan
kembali, namun kali ini kapal yang mereka incar merupakan sebuah kapal
pesiar.
Berita terkait:
Awas, Nomor Setan Masuk ke HP
Awas, Nomor Setan Masuk ke HP
Awas, Nomor Setan Masuk ke HP
Awas, Nomor Setan Masuk ke HP
Awas,...
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup...
BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual...