Penurunan harga BBM dinilai oleh anggota Dewan harus diiringi dengan penurunan tarif angkutan
Benarkah SMS Setan Makan Korban? (Bag. 6)
Sabtu, 10 Mei 2008 | 15:06:39
DPRD Medan: Bertindaklah Pak Polisi Medan (BCZ) Menyikapi keresahan warga atas teror SMS, Wakil
Ketua DPRD Medan Surianda Lubis SAg minta masyarakat mengabaikan isu
nomor setan tersebut. Sebab, tegasnya, sampai saat ini belum ada bukti
yang menguatkan dugaan itu.
”Tidak perlu panik. Toh sampai kini belum ada bukti yang jelas,” sebutnya.
Surianda juga mendesak kepolisian segera mengambil langkah mengatasi persoalan.
”Jangan sampai masyarakat terus berlarut-larut dalam kekhawatiran,” tukasnya. Karenanya Surianda berharap, ada penjelasan resmi dari kepolisian mengenai isu itu.
Hal senada dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Medan Ikrimah Hamidy. Meski belum memiliki prediksi ada apa dan apa dibalik merebaknya isu itu, namun ia mengharap tidak ada ketakutan berlebihan dari masyarakat. Dia juga menyebutkan, pernyataan anggota WHO menganai hal itu sudah jelas bahwa isu 0666 itu bukan santet atau sejenisnya.
Meski demikian sebenarnya kata Ikrimah provider dapat mengungkapkan misteri dibalik nomor aneh 0666 dan 0866 itu.
Melibatkan Jaringan Terkait imbauan dua anggota dewan tersebut, Kabid Humas Polda Sumut AKBP Baharuddin Jafar meminta waktu untuk membongkar kasus ini. Biasanya, kata Baharuddin, kasus seperti ini melibatkan jaringan dan mata rantai yang saling terkait.
”Membongkar kasus ini, sangat sulit dan lama. Intinya, kita hanya berserah pada Allah SWT, dan banyak-banyak beribdah sesuai dengan ajaran yang kita anut masing-masing,” ujar Baharuddin Jafar usai salat Jumat (9/5) kemarin di Mapoldasu.
Ditegaskan perwira berpangkat dua melati ini, SMS terror itu adalah perbuatan setan yang ingin merusak keimanan. (jpnn/den/rud))
Adelaide (BCZ) Tiga orang wanita muda mengadakan aksi demonstrasi
dengan tidak mengenakan sehelai benangpun di luar restoran KFC di
Adelaide, Australia.
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup...
BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual...