|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Dalam mengatasi pelaku pelanggaran lalu lintas, Polantas tidak akan langsung memberikan surat tilang, melainkan surat peringatan terlebih dulu.
Today's Must-Reads
Benarkah SMS Setan Makan Korban? (Bag. 3)
Sabtu, 10 Mei 2008 | 14:46:56
Pekerja Counter HP Menjadi Korban
Muarabungo (BCZ) 
Benarkah Pesan singkat atau short message service (SMS) yang menyatakan nomor kartu ponsel (handphone/HP) yang bisa menyebabkan kematian akhirnya benar-benar makan korban ?

Dua orang dilarikan ke RSUD Muarabungo setelah menerima pesan singkat yang juga disebut SMS nomor merah tersebut. Hanya saja, keduanya sakit bukan karena pengaruh inframerah atau ilmu hitam dari nomor yang pangkalnya 0866 dan 0666, seperti yang disebut dalam SMS. Tapi, keduanya shock setelah menerima dan membaca SMS berisi peringatan itu yang masuk ke HP-nya.

Kedua gadis itu masing-masing Elvalia (16), warga Km 6, arah Bangko, Dusun Sungai Megkuang, Kecamatan Rimbo Tengah dan Anshori (33), warga Dusun Sungai Gurun, Kecamatan Pelepat. Keduanya masuk ke IGD RSUD Muarabungo, Jambi hampir bersamaan, sekitar pukul 22.00 WIB.

Menurut keterangan keluarga korban, Elvalia yang bekerja di counter HP dekat rumahnya ditemukan dalam kondisi lemas di dalam counter. Wajahnya pucat dan HP-nya dibuangnya begitu saja di lantai.

”Dia baru menerima SMS yang isinya supaya jangan mengangkat nomor HP yang bisa menyebabkan orang mati itu. Setelah baca dia mendadak lemas dan langsung membuang HP-nya,” kata keluarga korban di RSUD Muarabungo malam tadi.

Seperti Elvalia, menurut keluarganya, Anshori juga lemas setelah menerima SMS peringatan nomor merah tersebut. Melihat kondisinya, Anshori langsung dilarikan keluarganya ke RSUD Muarabungo.

”Dia menerima SMS itu sekitar jam setengah sembilan tadi (20.30 WIB, Red),” kata keluarganya.

Dokter jaga RSUD Muarabungo, dr Meli, dikonfirmasi malam tadi mengatakan, tidak ada masalah dengan jantung atau kondisi kesehatan korban. Menurut dia, kedua korban hanya shock.

”Bisa jadi mereka terkejut dan takut setelah membaca SMS tersebut. Tapi saya tidak bisa memastikan, ini ada hubungannya dengan SMS itu,” katanya.

Karena kondisinya masih lemas, kedua korban terpaksa dirawat inap. Pantauan wartawan di RSUD Muarabungo malam tadi, kejadian ini cukup menghebohkan. Selain keluarga koban, warga yang ingin melihat kondisi korban juga berdatangan ke IGD RSUD Muarabungo.

Mereka berdesakan ingin memperoleh informasi kejadian yang menimpa korban. (jpnn/sal)
 


 
MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Adelaide (BCZ) Tiga orang wanita muda mengadakan aksi demonstrasi dengan tidak mengenakan sehelai benangpun di luar restoran KFC di Adelaide, Australia.
    Nairobi (BCZ) Bajak Laut Somalia berusaha melakukan upaya pembajakan kembali, namun kali ini kapal yang mereka incar merupakan sebuah kapal pesiar.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us