|
Nomer Setan Juga Menyerang Kamboja
Batam (BCZ) Rumor nomer setan yang muncul berwarna di handphone
rupanya tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Pada akhir april yang
lalu, rakyat Kamboja juga dihebohkan oleh rumor ini.
Pada akhir April tersebut Harian Khmer menuliskan berita meninggalnya seseorang setelah menerima telpon setan tersebut. Digambarkan orang tersebut menerima telpon yang berwarna merah pada layar ponselnya.
Even Piseth mengatakan bahwa ia telah menerima sms yang memperingatkan adanya nomer setan tersebut.
“Hati-hati dengan telpon jika layar berubah menjadi merah atau biru dengan nomer 707 atau 007. Beberapa orang sudah meninggal diakibatkan oleh telepon ini, dan kemungkinan anda juga bisa meninggal karenanya,” katanya seraya membacakan SMS tersebut.
Pemerintah Kamboja sendiri menyatakan bahwa berita tentang nomer setan berwarna merah yang mematikan tersebut tidak benar. Tidak ada laporan kematian yang diakibatkan oleh nomer setan berwarna merah ini.
So Khun, Menteri Pos dan Telekomunikasi Kamboja mengatakan bahwa berita ini merupakan isapan jempol belaka dan hanyalah kabar bohong.
“Jangan dipercayai. Ini hanyalah cerita murahan yang tidak perlu dibesar-besarkan. Nanti kalau ada yang bilang ada ikan yang mempunyai kaki dan tangan serta bisa berlari dengan cepat apakah kita akan mempercayainya juga?” katanya
Sebelum rumor beredarnya nomer setan ini, di Kamboja juga pernah beredar isu lewat SMS saat virus SARS sedang mewabah. Saat itu dikatakan bahwa dengan memakan gula aren, maka orang tidak akan bisa ditulari oleh virus SARS. Akibatnya masyarakat berlomba-lomba membeli gula aren untuk dimakan dan dijadikan stok di rumahnya. Gelombang keributan terjadi saat gula aren habis di pasaran, banyak toko yang dirusak massa yang merasa kecewa karena tidak bisa membeli gula aren lagi (jhs)
Berita terkait:
|