Pulau Komodo masuk dalam daftar calon tujuh keajaiban dunia |
 |
Today's Must-Reads
Editorials
Pemerintah menurunkan tarif pajak perorangan sejak 1 Januari 2009
Dua Kapal Perang Buatan buatan lokal menambah armada TNI AL untuk mengamankan perairan Kepri | |
|
Gerakan Hemat Listrik Dicanangkan |
|
Senin, 28 April 2008 | 11:36:49 |
|
Jakarta (BCZ) Makin mahalnya sumber energi membuat sosialisasi
hemat energi makin intensif dilakukan. Salah satunya melalui gerakan
hemat listrik nasional yang kemarin dicanangkan oleh Mufidah Jusuf
Kalla.
Dalam acara yang diprakarsai oleh Departemen Energi dan Sumber Daya
Mineral (ESDM), PT PLN, dan PT Energy Management Indonesia (EMI),
Mufidah mengatakan, melalui gerakan hemat listri, masyarakat disadarkan
dan diajak untuk membudayakan perilaku hemat dalam mengkonsumsi listrik.
’’Kita patut bergembira dengan acara ini, sebab mengandung nilai bijak
gerakan hemat energi,’’ ujarnya saat memberikan sambutan dalam acara
yang dihelat di Museum Listrik dan Energi Baru (LEB), Taman Mini
Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Minggu (27/4).
Dalam acara yang dihadiri ratusan ibu-ibu dan anak-anak usia TK dan SD
kemarin, Mufidah menekankan vitalnya peran ibu rumah tangga dalam
menyukseskan gerakan hemat energi.
’’Kita, ibu-ibu, adalah pengatur keuangan keluarga. Jadi, hemat atau tidaknya keluarga, itu tergantung kita,’’ katanya.
Mufidah pun kemudian memberikan empat tips praktis hemat listrik.
Pertama, mematikan lampu kamar tidur dan kamar mandi, jika memang tidak
sedang dipakai. Kedua, jangan biarkan televisi atau radio tetap menyala
jika memang tidak ditonton. Ketiga, mematikan keran air saat menggosok
gigi, barulah jika mau berkumur, keran air kembali dihidupkan.
Keempat, lanjut dia, jika menggunakan air conditioner (AC), usahakan
tidak terlalu dingin, atau nyalakan AC satu jam menjelang tidur,
setelah itu dimatikan lagi. ’’Kan, ruangannya sudah dingin. Jadi tidak
perlu menyalakan AC sepanjang malam,’’ terangnya.
Selain itu, kata Mufidah, gerakan mematikan sebagian lampu pada saat
beban puncak, yakni pukul 17.00 – 22.00, serta mengganti lampu pijar 20
watt dengan Lampu Hemat Energi (LHE) 8 watt, diperkirakan dapat
menghemat 20 persen pemakaian listrik.
’’Dengan langkah-langkah sederhana itu, kita sudah bisa berhemat dan
membantu negara agar tidak terlalu berat menanggung beban subsidi,’’
tuturnya. Ibu-ibu yang hadir pun mengangguk-angguk tanda faham.
Karena itu, lanjut dia, maskot gerakan nasional hemat energi listrik diberi nama Kak Bili, yang artinya bijak listrik.
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro, dalam kesempatan yang sama
mengatakan, perilaku boros dalam mengkonsumsi listrik harus segera
diakhiri. Sebab, melonjaknya harga energi di pasar global telah
membengkakkan subsidi listrik yang harus disediakan negara. Selain itu,
pemborosan jelas dia termasuk dalam perilaku tidak terpuji.
’’Bayangkan Ibu-ibu, dengan menghemat listrik, maka kita akan dapat
membagi energi pada masyarakat yang belum pernah merasakan. Di
Indonesia, masih ada 100 juta masyarakat saudara kita yang belum
memiliki listrik,’’ ujarnya.
Karena itu, lanjut Purnomo, budaya hemat listrik harus berkelanjutan,
sebab energi semakin mahal dan terbatas. Untuk perilaku budaya hemat
listrik, perlu ditanamkan secara luas dan berakar di masyarakat.
Sehingga, keterlibatan generasi muda, terutama anak-anak dalam
melakukan perilaku hemat listrik sangat dibutuhkan. ’’Kita ingin
membangun masyarakat yang berbudaya hemat listrik,’’ katanya. (rm/hta)
|
|  |
|
Internasional
-
Shah Alam (BCZ) Seorang pria yang mengaku dirinya sebagai seorang bangsawan Aceh dijatuhi hukuman gantung hingga mati.
Balik Pulau (BCZ) Kepolisian Malaysia membebaskan delapan orang
tebusan, dimana lima orang diantaranya merupakan Warga Negara Indonesia.
|
Real Estate
-
Batam (BCZ) Sebuah bola dunia atau globe bergaris tengah 11
meter yang diyakini terbesar di dunia, menjadi salah satu unggulan
destinasi wisata baru di Kota Batam, Mega Wisata Ocarina.
Batam (BCZ) Selain memiliki beberapa wahana wisata yang serba
modern, kawasan Mega Wisata Ocarina ternyata juga menyimpan beragam
keunikan. Salah satunya adalah kolam ‘Seribu Bangau’ yang berada di
tengah-tengah Kampung Seni Ocarina.
|
|
|