|
Walikota Batam: Bukan Saya Yang Tidur |
|
Rabu, 9 April 2008 | 18:41:04 |
Duduk Paling Depan Tidak Mungkin Tidur
Batam (BCZ) Pada saat menutup kegiatan Lemhanas, Presiden RI
Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah. Pasalnya, ada diantara peserta
yang mengikuti Lemhanas ketiduran pada saat ia memberikan pengarahan.
Wali Kota (Wako) Batam Ahmad Dahlan mengatakan bahwa yang ketiduran ketika presiden memberikan pengarahan bukan dirinya.
Menurutnya kemarahan presiden secara tiba-tiba. Ternyata kemarahan itu disebabkan SBY melihat ada peserta yang tidur ketika ia memberikan pengarahan. Karena Dahlan duduk paling depan, ia tidak mengetahui siapa peserta yang tidur tersebut. Yang ia lihat tangan presiden menunjuk kearah peserta Lemhanas angkatan I.
"Saya duduk di depan tidak mungkin menoleh kebelakang. Tapi kata teman-teman angkatan I dan angkatan II memang ada beberapa orang yang mengantuk dan tidur waktu itu," kata Dahlan.
Selama mengikuti Lemhanas kegiatan menurutnya kegiatan memang padat dan sangat melelahkan. Mulai dari pukul 07.30 Wib hingga pukul 17.15 kegiatan baru selesai. Adapun pelajaran yang diikuti mulai dari diskusi hingga pembuatan kertas karya (KK) yang dibuat bertingkat-tingkat.
Mulai dari KK acuan, KK perorangan, KK kelompok, KK antar kelompok serta KK angkatan atau KK forum. Menurutnya KK forum ini lah yang disampaikan ke presiden.
"Tiap hari kita melakukan diskudi panel dan dua hari sekali diskusi tentang KK. Pokoknya kegiatannya padat dan sangat melelahkan," paparnya. (BN/deo)
|