Dalam mengatasi pelaku pelanggaran lalu lintas, Polantas tidak akan langsung memberikan surat tilang, melainkan surat peringatan terlebih dulu. |
 |
Today's Must-Reads
Editorials
Impor mobil diprioritaskan untuk menunjang sektor industri
Penurunan harga BBM dinilai oleh anggota Dewan harus diiringi dengan penurunan tarif angkutan | |
|
Ibu Jual 12 Bayinya Hasil Selingkuh |
|
Rabu, 9 April 2008 | 10:06:46 |
Dililit Hutang, Ibu Jual Bayi Hasil Selingkuh
Naples (BCZ) Tak kuat menghadapi tekanan kemiskinan dan lilitan hutang, Caterina Annarumma, seorang perempuan asal Naples, Italia, tega menjual bayi-bayinya. Tak tanggung-tanggung ada 12 bayi yang dilahirkannya yang telah dia jual.
Yang mencengangkang, belasan bayi tersebut adalah buah selingkuhnya dengan lelaki beristri.
Puluhan
tahun rahasia itu dipendamnya. Baru tahun ini, Annarumma mempunyai
cukup keberanian untuk mengakui perbuatannya itu kepada polisi.
Keberaniannya
untuk membuka rahasia tersebut berawal ketika salah satu anaknya,
Marina, berhasil menemukannya. Marina adalah seorang psikolog yang
menyadari bahwa keluarganya yang mengasuhnya selama ini adalah orang
tua angkat.
Dia pun menelusuri jejak orang tua kandungnya dan
bertemu dengan Annarumma. Pertemuan dengan Marina itulah, yang
mendorong Annarumma membongkar rahasia yang dipendamnya selama puluhan
tahun. ’’Saya ingin melepaskan beban ini dari dada saya,’’ ujar
Annarumma.
Annarumma yang kini berusia 70 tahun mengaku sangat
sayang dengan anak-anak yang dilahirkannya itu. Namun karena
kehidupannya sangat sulit, dia merasa tidak sanggup menghidupi mereka.
Maka,
setiap kali melahirkan, dia menyerahkan bayinya kepada keluarga yang
mampu. Untuk itu, dia mendapat kompensasi sebesar 250 poundsterling
(sekitar Rp 4,5 juta).
Dia mengaku sama sekali tidak bermaksud
melanggar hukum dengan menjual anak-anaknya itu. Bayi pertama yang dia
jualnya sempat dia beri nama Gerardo. Saat itu 1961, dan Annarumma baru
berumur 23 tahun.
Bayi itu adalah hasil hubungan terlarangya
dengan seorang pria yang sudah berkeluarga, Nicola Annarumma. Dari
hubungan mereka, lahirnya bayi-bayi yang lantas dijualnya.
’’Dia
memang telah berkeluarga, tapi kami saling mencintai. Hingga kemudian
kami mempunyai anak. Apa yang harus saya lakukan? Apakah saya harus
membunuh bayi-bayi saya?,’’ kisah Annarumma.
Bayi-bayi yang
dijualnya itu dilahirkannya antara 1961 – 1979. Beberapa dari bayi-bayi
itu diberikannya begitu saja. Hanya empat dari mereka yang diadopsi
secara resmi.
’’Ketika saya melahirkan mereka, saya pun menjual
mereka untuk melunasi hutang-hutang saya,’’ kata Annarumma meneruskan
ceritanya.
]
Pasangan ini tetap mempertahankan hubungan rahasia
mereka hingga 1988. Pada tahun itu, pria pujaan Annarumma bercerai dari
istri sahnya. Lantas, mereka berdua pun meresmikan hubungan yang sudah
bertahun-tahun mereka rahasiakan.
Sejauh ini, polisi telah
berhasil menemukan sepuluh dari 12 keturunan Annarumma itu. Mereka
memang tidak lagi muda. Kini, usia mereka berkisar antara 30 – 40
tahunan. (rm/hta)
|
|  |
|
Internasional
-
Adelaide (BCZ) Tiga orang wanita muda mengadakan aksi demonstrasi
dengan tidak mengenakan sehelai benangpun di luar restoran KFC di
Adelaide, Australia.
Nairobi (BCZ) Bajak Laut Somalia berusaha melakukan upaya pembajakan
kembali, namun kali ini kapal yang mereka incar merupakan sebuah kapal
pesiar.
|
Real Estate
-
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup... BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual... |
|
|