77 Penumpang Dialihkan
Batam (BCZ) Ban pesawat Sriwijaya yang baru tiba dari Jakarta
tiba-tiba meledak saat mendarat di Bandara Hang Nadim Batam, Kamis (3/4)
sore sekitar pukul 15.45 WIB.
Meski pesawat itu berhasil mendarat dengan baik, namun pecahnya roda bagian kanan pesawat itu membuat seisi penumpang sempat panik karena merasa muncul getaran kuat ketika pesawat jenis boing 737 200 itu mulai menapaki aspal di landasan pacu Bandara.
Meski mendarat dengan ban pecah, namun pilot pesawat yang belum diketahui namanya itu bisa mengendalikan pesawat dan mendarat dengan sempurna. Kini pesawat dengan bernomor penerbangan SJ033 tersebut masih dalam pengawasan Dirjen Sertifikasi Kelayakan Udara (SKU) di Bandara Hang Nadim.
Kepala Bandara Hang Nadim, Razali Abu Bakar Kepala Bandara saat ditemui wartawan mengakui adanya kejadian itu. Hanya saja, kata Razali, gangguan hanya terjadi pada ban pesawat dan saat ini pesawat Sriwijaya itu saat ini sedang diperbaiki dengan pengawasan pihak Dirjen SKU.
Akibat musibah itu, pesawat yang dijadwalkan akan balik lagi ke jakarta satu jam kemudian terpaksa tidak diterbangkan. Sementara 77 penumpang yang saat itu sudah terlanjur membeli tiket terpaksa dialihkan ke pesawat Airasia yang juga berangkat pada sore itu
Station Manager Sriwijaya, Misran membenarkan pesawat boing 737 seri 200 dari Jakarta telah mengalami kendala teknis. Namun, Misran belum mau memberikan keterangan mengenai gangguan pada pesawat itu.
"Nanti saja kita jumpa. Saya masih sibuk," katanya.
Di tempat terpisah, seorang staff penerbangan Sriwijaya yang ditemui wartawan mengaku ban pengganti pesawat itu sudah tiba dari Jakarta. Namun ketika ditanya lebih jauh, pria bertubuh tambun itu berusaha menghindar karena pekerjaananya belum rampung.(BN/jek)
|