|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
KEPRI COMMUNITY
  • by

    Candra Ibrahim
KOLOM KAMISAN
  • by

    Hasan Aspahani
Local Batam
Google
SIDAK
Pulau Komodo masuk dalam daftar calon tujuh keajaiban dunia
Today's Must-Reads
  • Editorials

    Tarif Pajak Turun

    Pemerintah menurunkan tarif pajak perorangan sejak 1 Januari 2009
  • TNI AL Tambah KRI

    Dua Kapal Perang Buatan buatan lokal menambah armada TNI AL untuk mengamankan perairan Kepri
Pemko Menolak Menurunkan PPJ
Jumat, 4 April 2008 | 09:15:42
BATAM - BEBAN masyarakat yang bertambah berat dengan rencana kenaikan tarif PLN, tidak direspon langsung oleh Pemko Batam. Bahkan pajak penerangan jalan (PPJ) yang setiap bulannya dibayar oleh pelanggan PLN sebesar 5 persen dari total tagihan rekening listrik tidak akan dikurangi Pemko.

Padahal, Komisi II DPRD Kota Batam dalam rapat dengan pendapat dengan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Batam kemarin, mengusulkan PPJ turun menjadi 4 persen.


Usulan ini terlontar dalam pembahasan Perda Nomor 6 Tahun 2007 tentang Pajak-pajak Daerah, khususnya pasal 37 ayat (1) di ruang rapat Komisi II, kemarin.


Angka 4 persen pun muncul dengan pertimbangan jika diturunkan menjadi 3 persen sepreti semula, akan menyebabkan defisit pada APBD Kota Batam.  Selain membahas besaran yang akan diubah, juga dibahas kapan revisi ini diterapkan.


Pemko Batam yang diwakili Asisten Administrasi Umum Maaz Ismail, langsung menolak usulan ini. Ia mengatakan, pemberlakukan besaran PPJ revisi nanti baru bisa Januari 2009 mendatang.  ”Sebab kita tidak ingin terjadi defisit APBD karena target tidak tercapai,” katanya enteng.


Seperti diketahui, banyak sektor pajak yang belum tergali untuk menutup menurunnya anggaran tahun ini. ”Saya berharap kita dapat mengambil keputusan yang bijak,” katanya.


Namun anggota Komisi II Sahat Sianturi mengusulkan, agar penerapan besaran pajak 4 persen ini, diberlakukan mulai Juli mendatang. Dengan begitu, pendapatan hanya berkurang sekitar Rp1,567 miliar. Dengan asumsi penerimaan PPJ harus diatas Rp3,6 miliar. Ia yakin defisit sebesar Rp1,567 miliar dapat diatasi dan defisit tidak terjadi dari sektor PPJ.


Sekadar informasi, hingga Maret kemarin, realisasi pajak mencapai Rp10,96 miliar. Sedangkan realisasi PPJ bulan Januari, mencapai Rp5,2 miliar. Angka ini menurun di bulan Februari menjadi Rp2,4 miliar. ”Di bulan Maret, naik Rp3,775 miliar,” jelas Kadispenda Raja Supri.


Bervariasinya nilai pencapaian PPJ selama tiga bulan terakhir, dikatakan  Raja Supri, akibat meningkatnya penerimaan PPJ bulan Januari.


Namun kembali menurun pada bulan Februari sebab selama peralihan sistem selama tiga bulan, PT PLN Batam tidak menyetor ke Pemko.


Kendalanya saat ini, katanya, PT PLN tidak bersedia memberikan data konkret jumlah pelanggan terbaru. Akibatnya, Dinas berpatokan pada data lama.  Rapat kemarin, belum menghasilkan kata sepakat. Direncanakan, dalam pertemuan selanjutnya Komisi II DPRD Kota Batam akan mengundang PT PLN Batam. (ary)


 
NUSANTARA [ more ]

OLAHRAGA [ more ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
Real Estate
  • Batam (BCZ)  Sebuah bola dunia atau globe bergaris tengah 11 meter yang diyakini terbesar di dunia, menjadi salah satu unggulan destinasi wisata baru di Kota Batam, Mega Wisata Ocarina.
    Batam (BCZ) Selain memiliki beberapa wahana wisata yang serba modern, kawasan Mega Wisata Ocarina ternyata juga menyimpan beragam keunikan. Salah satunya adalah kolam ‘Seribu Bangau’ yang berada di tengah-tengah Kampung Seni Ocarina.


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us