|
Sabtu, 15 Maret 2008 | 12:07:44 |
BATAM - Pemko Batam melalui Dinas Perhubungan Batam, akan menutup
pelabuhan-pelabuhan tikus. Hal ini terkait dengan akan diberlakukannya
free trade zone (FTZ) di Batam, Bintan dan Karimun.
’’Jika terbukti ada pelabuhan tikus, maka Dinas perhubungan akan
menutup izinnya,” ungkap Kepala Dinas Perhubngan Batam MYazid di sela
kunjungan ke Pelantar Tanjunguma, Jumat (14/3).
Menurut Yazid, pelabuhan tikus dimaksud di sini adalah
pelabuhan-pelabuhan yang tidak jelas fisik, kegiatan, dan
administrasinya.
Namun, dalam mengatasi pelabuhan tikus tersebut, perlu adanya
koordinasi dengan dinas-dinas terkait lainnya.Tidak bisa hanya Dinas
Perhubungan saja. Koordinasi tersebut juga harus dimulai dari tingkat
dasar, yaitu mulai dari Camat serta Lurah.
’’Sebab, merekalah yang lebih tahu tentang kegiatan di daerahnya,” tambahnya.
Di samping itu, Yazid juga meminta kepada masyarakat agar berperan
aktif dalam mengawasi pelabuhan-pelabuhan yang ada di Kota Batam ini.
’’Jika terbukti ada pelabuhan tikus, harap laporkan kepada kami (Dinas
Perhubungan, red),” tuturnya. (cr10)
|