|
Kamis, 13 Maret 2008 | 08:58:14 |
Belum dirilis, album Here I Stand sudah menorehkan prestasi
mencengangkan. Bahkan, single Love in This Club nyaris memecahkan
sejarah tangga lagu Billboard Hot 100. Namun, sukses single pertama itu
mungkin tak akan terjadi tanpa tindakan nekat sang produser, Polow Da
Don.
Salah satu bentuk kenekatan itu adalah masuknya rapper Young Jeezy
sebagai kolaborator pada lagu Love in This Club. Keputusan itu diambil
Da Don tanpa sepengetahuan Usher.
Awalnya, Jeezy mengajukan diri sebagai partner. Namun, dia ditolak Da
Don. "Aku bilang, man, entahlah," ujar Da Don menirukan ucapannya
kepada Jeezy. Namun, Jeezy terus membujuk. "Biarkan aku melakukan
bagian verse. Kalau kau tidak mau memasukkannya dalam album, tidak
masalah," tutur Jeezy kala itu.
Merasa penasaran, Da Don mengabulkan permintaan Jeezy. Dia menyuruh
rapper bernama asli Jay Jenkins tersebut datang ke studio tepat setelah
Usher pergi. Malam harinya, Da Don memutar rekaman itu di kelab milik
Jermaine Dupri. "Saat kali pertama mendengarnya, Usher langsung
tergila-gila hingga memutuskan memakai versi itu dalam album," papar Da
Don.
Tindakan nekat kedua ialah Da Don membocorkan single Love in This Club
di internet. Penyebabnya, Da Don tidak sabar dengan politik label yang
cenderung bertele-tele. Kelancaran perilisan album pun banyak tertunda.
"Saat melakukan hal itu, aku merasa hubunganku dengan Usher sudah di
ujung tanduk. Jika lagu itu drop, dia akan marah. Bahkan, mungkin tidak
mau mengenalku lagi," cerita Da Don.
Untung, bocoran lagu tersebut sukses di dunia maya. Hanya dalam dua
hari, tercatat 600 user telah men-download-nya. Sebelum ini, satu
single Usher juga pernah meledak dengan cara serupa. Yakni, ketika Lil’
Jon membocorkan lagu Yeah! di internet pada 2003. (rum/bs/kkn)
|