|
BATAM - Sebanyak 23 band indie Batam berkesempatan untuk masuk dapur rekaman bersama band-band indie dari daerah lain.
Unttuk tahap awal, ke-23 band tersebut akan mengikuti parade
bertajuk “ClasIndie Soundsensation” yang berlangsung 13-15 Maret 2008
mulai pukul 17.00-23.00 WIB di Batam Score Cafe, Sidney Hotel, Batam
Centre.
Area Manager PT NTI Indonesia, Riau Kepulauan Bintang Indrajaya
mengatakan, acara ini bukan festival karena ke-23 band lokal Batam
tersebut sudah setengah jadi. ”Hanya perlu sedikit polesan menuju dapur
rekaman,” tuturnya
kepada wartawan, Rabu (12/3). Band tersebut diantaranya CowBoy, Take
Off, Little Fucker Einstten, Fusion of Distortion, Last Name, Count Ur
Last Blessing dan band lainnya.
Bintang menjelaskan, penampilan ke-23 band tersebut dibagi menjadi tiga
hari. Hari pertama dan kedua masing-masing akan dipilih tiga yang
terbaik. Hari ketiga dilakukan penyeleksian untuk mendapatkan lima band
indie terbaik.
”Di bulan Mei dilakukan penyeleksian kembali untuk mendapatkan dua dari
lima yang terbaik yang akan dikirimkan ke Jakarta untuk dibuatkan
album,” katanya.
Bintang menuturkan Clas Mild selalu mengadakan acara yang serupa setiap
tahunnya. ”Bagi yang belum punya kesempatan, jangan berkecil hati,”
ucapnya.
Ia mengharapkan, dengan adanya parade band ini, diharapkan kepada
band-band indie kota Batam untuk dapat memanfaatkan kesempatan ini
dengan sebaik-baiknya. ”Tunjukkan perfom yang bagus saat tampil kalau
mau masuk dapur rekaman!,” tegasnya.
Sebagai wadah penyaluran minat dan bakat anak-anak muda, Clas Mild
telah mencetak band-band indie menjadi band-band besar seperti Nidji,
Letto, Republik dan terakhir Pilot.
Andreas Firman, Manajer Batam Score Café, menambahkan pihaknya
mendukung penuh acara ini. Jika memang band-band indie tersebut
mempunyai perfom yang bagus, ada kemungkinan untuk manggung di
kafe-kafe kota Batam. Pasalnya selama ini belum ada band indie Batam
manggung di kafe. (cr10)
|