|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Dalam mengatasi pelaku pelanggaran lalu lintas, Polantas tidak akan langsung memberikan surat tilang, melainkan surat peringatan terlebih dulu.
Today's Must-Reads
Harapkan Oksigen dari Mangrove Indonesia
Senin, 25 Pebruari 2008 | 08:21:34
Jejak Langkah Lembaga lnternasional Pulihkan Bumi
BATAM - Keberadaan hutan bakau atau mangrove, jadi begitu penting dan menarik pemerhati lingkungan. Tak heran, kucuran dana internasional untuk menghadirkan kembali hutan-hutan bakau yang sudah rusak atau hilang, bisa mencapai miliaran rupiah.

Wilayah-wilayah pantai di Indonesia, termasuk Kepri khususnya Batam, banyak dilirik pemerhati lingkungan dunia. Mereka ingin mengembangkan hutan bakau yang dulunya tumbuh subur, tapi kini berkurang jumlahnya karena dialihfungsikan. Pertimbangannya adalah, struktur tanah yang cocok dan juga letak Indonesia yang dikenal sebagai paru-paru dunia.


Salah satu lembaga internasional yang tertarik untuk membudidayakan kembali hutan bakau di Indonesia adalah, YL Invest Co. Ltd dari Jepang. Untuk mewujudkan kembali hutan-hutan bakau yang lebat di Indonesia, mereka datang dengan dana sendiri. Kompensasi yang mereka harapkan adalah produksi oksigen untuk dunia melalui hutan bakau.
Selain itu, hadirnya kembali hutan bakau yang sudah banyak menyusut, diharapkan bisa mereduksi efek pemanasan global yang saat ini sudah mulai jadi ancaman penduduk di Bumi.


Harapan besar memang bertumpu pada  negara-negara seperti Indonesia yang terletak di jalur khatulistiwa.
Sementara ini, ada empat lokasi di Indonesia yang masuk dalam program YL invest.co.ltd. masing-masing Batam dengan luas lahan 500 hektare, Ogan Komering Ilir (OKI) seluas 20 ribu hertare, Musi Banyuasin seluas 30 ribu hektare, serta Tanjung Jabung Timur di Jambi dengan luas 30 ribu hektare.


Di daerah terakhir, pengerjaannya akan dilakukan tahun ini juga dengan menggandeng masyarakat setempat untuk ikut mensukseskan penanaman kembali hutan bakau. Bupati Tanjungjabung Timur-Jambi, Abdullah Hich mengakui, jumlah hutan bakau di wilayahnya memang sudah jauh menyusut karena aktifitas manusia.


Akibatnya, sejumlah wilayah pesisir pantai di sana mengalami kerusakan besar akibat abrasi gelombang laut. Keberadaan hutan bakau yang menyusut juga ikut berpengaruh pada elemen yang bisa mereduksi CO2 di wilayahnya.
”Wilayah kami, terutama yang di sekitar selat Berhala memang langsung berhadapan dengan laut China Selatan. Hantaman gelombangnya cukup besar dan langsung mengenai daratan di pantai yang menyebabkan abrasi”, ujar Abdullah Hich, saat melakukan penandatanganan kerjasama program ini di Batam beberapa hari kemarin.


Darimana YL invest co.ltd menalangi dana penghijauan puluhan ribu hutan bakau di Indonesia? Dirut lembaga itu Nauto Akune melalui perwakilannya di Indonesia, Basri Buhari menyatakan, dana program diambilkan dari rangkuman dana Kyoto Protocol Jepang, yang bekerjasama dengan badan dunia UNESCO-PBB. ”Ini merupakan program internasional untuk menyelamatkan bumi”, ujar Basri Buhari.


Untuk pelaksanaan program di satu daerah, seperti Tanjung Jabung Timur misalnya, pihak YL invest co. Ltd dengan bendera PMA PT Yamamoto Asri akan melaksanakan penanaman hutan bakau selama 3 tahun dengan masa perawatan mencapai 30 tahun.


Dana yang diperlukan sekitar Rp2 miliar lebih. Pemerintah daerah seperti Tanjung Jabung hanya menyiapkan lahan yang akan dipakai. Selebihnya mulai dari penanaman hingga perawatan menjadi tanggung jawab pihaknya. Setelah 30 tahun, hutan bakau yang sudah jadi, akan dikembalikan utuh untuk bisa dikelola pemerintah daerah setempat.
Untuk program yang sudah berjalan, YL invest co.Ltd sebenarnya memulai langkah penghijauan hutan bakaunya di Batam. Di wilayah ini, ada 500 hektar lahan yang sudah ditanami bakau. Masing-masing di wilayah Tanjungpiayu Laut dan Pulau Sekanak.


Pelaksanaan program juga melibatkan masyarakat di sekitar lokasi. Mulai dari pembibitan, penanaman hingga perawatannya. ”Kita juga ingin merangkul masyarakat. Selain target program menyelamatkan bumi berhasil, ada penghasilan tambahan bagi mereka dengan program ini”, ujar Basri.


Dengan melibatkan secara langsung, masyarakat di sekitar lokasi juga memiliki tanggung jawab untuk mensukseskan program ini. Masyarakat diberi kesadaran untuk sama-sama mau menjaga hutan bakau yang sudah ada.
Dengan begitu, biota laut yang hidup di sekitar hutan bakau bisa kembali lagi, pantai tidak tergerus abrasi dan semakin banyak elemen alam  yang bisa mereduksi CO2 menjadi O2 untuk kehidupan. Bukan hanya untuk mereka saja, tapi juga untuk anak cucu di masa mendatang.


Hutan bakau atau mangrove, selain sebagai tempat hidup beberapa biota laut, juga merupakan benteng yang tangguh untuk menahan abrasi pantai akibat gelombang air pasang. Satu lagi yang penting, hutan bakau juga bisa mereduksi Co2 untuk ditukar dengan oksigen (O2) yang penting bagi kehidupan. (ann)


 
MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Adelaide (BCZ) Tiga orang wanita muda mengadakan aksi demonstrasi dengan tidak mengenakan sehelai benangpun di luar restoran KFC di Adelaide, Australia.
    Nairobi (BCZ) Bajak Laut Somalia berusaha melakukan upaya pembajakan kembali, namun kali ini kapal yang mereka incar merupakan sebuah kapal pesiar.
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us