Penurunan harga BBM dinilai oleh anggota Dewan harus diiringi dengan penurunan tarif angkutan
Anggap Berpisah Jalan Terbaik
Sabtu, 16 Pebruari 2008 | 10:22:56
JAKARTA
- Menanggapi gugatan cerai dari Ariel, Sarah Amalia mengaku
tidak terlalu kaget. Sebab, menurutnya, gugatan cerai itu atas dasar
kesepakatan bersama. "Sebelumnya kita sudah ada mediasi. Hasilnya ya
seperti itu (cerai, Red.)," kata ibu satu anak itu saat wawancara di
rumahnya, Kamis (14/2) malam.
Sarah mengakui bahwa antara dirinya dengan Ariel sudah tidak ada kecocokan lagi. Akhir-akhir ini pihaknya sudah berusaha untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga dengan pertimbangan anak. Namun, menurut Sarah, cerai dinilai sebagai pilihan terbaik. "Sekarang sepertinya sudah tidak bisa untuk pertahankan rumah tangga lagi. Saya tidak bisa bilang yang benar atau yang salah itu siapa," jelasnya.
Yang pasti, lanjut Sarah, saat ini dirinya bersama Ariel sama-sama memperbaiki diri demi anak. "Barangkali kita yang salah, tidak bisa jalankan amanat Tuhan dengan baik," ucapnya.
Sarah membantah adanya isu orang ketiga dalam rumah tangga mereka. Menurutnya, itu hanya gosip yang disebarkan media. Sarah juga membantah kabar bahwa dirinya saat ini sedang hamil lagi. "Itu tidak benar, kita lihat saja nanti," tampiknya.
Bagaimana dengan Alea, buah hati mereka? "Alea akan kita besarkan bersama," ujar Sarah.
Keluarga besar Sarah mendukung langkah ke Pengadilan Agama tersebut. Menurut Sarah, itu bukti bahwa keluarga sangat mendukung demi mendapatkan jalan terbaik.
"Siap atau tidak siap, kita harus menjalani kehidupan apapun itu. Saya dan Ariel berpisah dan mudah-mudahan tidak ada masalah sampai proses tersebut selesai. Jadi doa kan saja," imbuh Sarah yang menikah dengan Ariel pada 30 Januari 2005. (gen/ayi)
Adelaide (BCZ) Tiga orang wanita muda mengadakan aksi demonstrasi
dengan tidak mengenakan sehelai benangpun di luar restoran KFC di
Adelaide, Australia.
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup...
BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual...