PT GTA mempunyai waktu selama 14 hari untuk memenuhi kewajiban mereka |
 |
Today's Must-Reads
Editorials
Akan sangat membahagiakan jika guru bantu dan PTT menjadi prioritas utama untuk dijadikan PNS
Penggunaan nama-nama tempat yang memakai bahasa asing akan ditertibkan | |
|
Raih Popularitas berkat Myspace |
|
Kamis, 14 Pebruari 2008 | 10:31:14 |
Jangan keburu menyerah jika merasa punya band keren, namun tak kunjung
dilirik produser. Coba populerkan bandmu lewat situs social network,
seperti Myspace. Pajang lagu-lagu terbaik. Fans, popularitas, bahkan
kontrak rekaman akan datang. Well, setidaknya, cara itu terbukti
berhasil untuk band rock asal Los Angeles, OneRepublic.
Band ini dibentuk pada 2003 oleh dua teman saat SMA, Ryan Tedder (vokal, gitar, piano) dan Zach Filkins (gitar). Tedder lebih dulu eksis di dunia musik sebagai produser.
Tedder menyatakan, dirinya membentuk OneRepublic saat hidupnya di titik perseberangan. Yakni, ketika dalam kebimbangan memilih terus eksis sebagai produser dan penulis lagu. Atau, menuruti panggilan hati untuk menjadi musisi.
"Aku bisa saja hanya menulis lagu dan menjalani hidup dengan santai. Tapi, aku tahu bahwa aku ditakdirkan menjadi musisi. Untuk itu, aku harus membentuk band rock dan menciptakan sound milikku sendiri," kisah Tedder.
Ekspektasi Tedder boleh tinggi. Kenyataannya, awal karir OneRepublic justru tidak terlalu bagus. Mereka nyaris tidak punya uang untuk membuat demo dan hanya mem-posting lagu-lagu di halaman Myspace. Di tengah situasi sulit itu, personel band terus-menerus berganti. Line-up baru fix ketika Drew Brown (gitar), Brent Kuzle (bas), dan Eddie Fisher (drum) bergabung.
Selanjutnya, mereka mendapat kontrak rekaman dengan Columbia Records. Namun, tiket pertama kesuksesan itu pada akhirnya tidak membuahkan album. Berbagai faktor menjadi penyebab. "Kekacauan terjadi, beberapa orang dipecat, label di-merger dan politik ikut serta," ujar Tedder mencoba mendeskripsikan situasi saat 2003 itu.
Setelah itu, semangat bermusik para personel sempat drop. Bahkan, sempat tebersit keinginan untuk bubar. Namun, OneRepublic masih bernasib baik. Karir Tedder dkk terselamatkan account Myspace mereka yang mulai sering dikunjungi banyak orang. Bahkan, sejak 2004, nama OneRepublic jadi salah satu band yang menonjol di social network tersebut.
Di tengah popularitas itu, lagu-lagu OneRepublic mampu menjadi pemompa semangat hidup banyak orang. Band ini banyak menerima e-mail dari para remaja yang mengaku terinspirasi musik OneRepublic.
"Ada yang bilang, mereka batal bunuh diri ketika terlibat masalah. Ada juga yang bilang berhasil melalui saat-saat sulit ketika ortunya bercerai," papar Filkins. Semua itu berhasil membangkitkan semangat OneRepublic untuk tetap bertahan.
OneRepublic kemudian mendapat kontrak rekaman dari Mosley Music. Pada 20 November 2007, debut album Dreaming Out Loud dirilis. Album itu sukses berada di posisi 15 di Billboard Music Chart. Rilisan ini terjual 400 ribu kopi di Amerika Serikat saja. (rum/bs)
|
|  |
|
Internasional
-
Harimau Putih Bunuh Pekerja di Kebun Binatang Singapura
Singapura (BCZ) Masih ingat kejadian minggu lalu ketika seorang
petugas cleaning service berkewarganegaraan Malaysia tewas diserang dua
ekor harimau putih di Kebun Binatang Singapura?
Florida (BCZ) Seorang anak berusia 19 tahun telah melakukan bunuh diri
yang disiarkan secara langsung lewat webcam melalui situs www.justin.tv
|
Real Estate
-
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup... BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual... |
|
|