PT GTA mempunyai waktu selama 14 hari untuk memenuhi kewajiban mereka |
 |
Today's Must-Reads
Editorials
Akan sangat membahagiakan jika guru bantu dan PTT menjadi prioritas utama untuk dijadikan PNS
Penggunaan nama-nama tempat yang memakai bahasa asing akan ditertibkan | |
|
Gali Sumur, Tewas Terkubur |
|
Selasa, 14 Oktober 2008 | 16:33:37 |
Banyuwangi (BCZ) Perjalanan hidup Tumirin, 50, asal Dusun
Plembangrejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, berakhir tragis. Saat
bekerja menggali sumur di rumah Umar, 30, di Dusun Bongkaran, Desa
Parijatah Wetan, Kecamatan Srono, tewas tertanam tanah galian yang
longsor.
Korban yang dikampungnya dikenal ahli pembuat sumur ini, sempat tertanam oleh tanah galian yang bercampur dengan pasir hingga dua jam lamanya. Saat berhasil dievakuasi warga, bapak empat putera ini sudah tidak bernyawa dengan tubuh lemas dan pucat.
Kecelakaan yang menimpa tukang pembuat sumur ini, terjadi sekitar pukul 13.00. Korban bersama Sugiono, 50, temannya sekampung, mendapat pekerjaan membuatkan sumur di rumah Umar. "Kami mulai bekerja sekitar pukul 07.00, kita ini bekerja hari pertama," terang Sugiono.
Saat kecelakaan itu terjadi, terang Sugiono, korban bertugas menggali tanah. Sedang dirinya, mendapat bagian menarik tanah galian dari atas dengan menggunakan tali. "Pagi saya bagian menggali tanah di bawah, dan siang giliran Pak Tumirin yang di bawah, kita baru gantian," katanya.
Menurut Sugiono, saat tanah pada galian sumur dengan diameter sekitar 0.5 meter itu longsor, dirinya juga baru naik untuk menggantikan Tumirin. Ketika itu, kedalaman sumur baru mencapai sekitar empat meter, dari sekitar 20 meter yang akan direncanakan. "Baru mengangkat tanah lima timba, tiba-tiba tanah yang ada di bawah bagian barat longsor," ungkapnya.
Mulanya, tanah yang lonsor ini hanya pelan. Tapi, tanah yang longsor ini terus berlangsung hingga menutup separuh tubuh korban. "Saya sudah minta pada Pak Tumirin untuk pegangan tali karet timba, tapi Pak Tumirin tidak mau memegang juga," jelasnya.
Melihat tanah yang longsor di bagian bawah semakin besar, Sugiono mulai panik. Sambil berteriak minta tolong, terus berupaya membantu korban yang tubuhnya mulai tertanam tanah yang bercampur pasir. "Saat tanah sudah mencapai leher, warga banyak yang berdatangan untuk menolong dengan menarik pakai tali, tapi sudah tidak kuat," bebernya.
Hingga akhirnya, puluhan warga yang akan menolong itu hanya bisa melihat, saat seluruh tubuh korban terendam dalam tanah galian. Sebelum seluruh kepalanya tertanam tanah, korban juga sempat teriak-teriak minta tolong. "Pak Tumirin menjerit minta tolong, tapi warga tidak mampu menolongnya," ujarnya.
Tumirin yang seluruh tubuhnya tertanam dalam sumur yang sedang digali ini, akhirnya membuat warga sekitar geger. Warga yang mencoba mengavakuasi korban, sempat kewalahan karena tanah yang ada di sekitar sumur itu terus longsor. "Warga terus berusaha membantu, tapi tidak berdaya," celetuk beberapa warga sambil geleng-geleng kepala.
Baru pada pukul 14.45, tubuh korban berhasil diangkat warga setelah tanah yang ada disekitarnya digali. Saat tubuh korban ini diangkat, terlihat sangat lemas dengan wajah yang pucat. "Saat diangkat, korban sudah meninggal," cetus Iptu Suwito, Kapolsek Srono yang terlihat hadir saat tubuh korban berhasil diangkat warga.
Korban yang tubuhnya penuh dengan pasir dan tanah ini, selanjutnya oleh warga dibawa dengan cara digotong ke rumahnya yang ada di Dusun Plembangrejo, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, dengan jarak sekitar satu kilometer dari lokasi kejadian. Hujan tangis, sempat mewarnai kedatangan korban di rumahnya.
Beberapa saudara perempuan korban, terlihat menangis histeris, istri dan tiga putri korban, terlihat syok berat hingga akhirnya diamankan warga ke rumah tetangga. "Pak Tumirin anaknya empat, istrinya masih pingsan di rumah tetangga," sebut warga . (jpnn)
|
|  |
|
Internasional
-
Harimau Putih Bunuh Pekerja di Kebun Binatang Singapura
Singapura (BCZ) Masih ingat kejadian minggu lalu ketika seorang
petugas cleaning service berkewarganegaraan Malaysia tewas diserang dua
ekor harimau putih di Kebun Binatang Singapura?
Florida (BCZ) Seorang anak berusia 19 tahun telah melakukan bunuh diri
yang disiarkan secara langsung lewat webcam melalui situs www.justin.tv
|
Real Estate
-
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup... BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual... |
|
|