|
Awasi Kehalalan Makanan Impor |
|
Selasa, 14 Oktober 2008 | 11:47:50 |
|
Batam (BCZ) Warga Batam yang sering mengkomsumsi makanan dan
minuman cepat saji, baik yang berbentuk kalengan maupun kemasan
haruslah hati-hati. Terutama produk dari luar Batam terutama dari
China, Singapura, Malaysia dan Thailand.
Masyarakat hendaknya meneliti terlebih dahulu label hala yang tertera kemasan makanan dan minuman tersebut sehingga bisa terhindar dari mengkonsumsi makanan yang diharamkan untuk disantap.
"Kita tidak bisa menyebutkan satu persatu nama makanan dan minuman, namun sudah banyak stempel yang disita dan terus dilakukan pengkajian ke halalnya lebih dalam lagi," jelas Direktur LP POM MUI Kepri, H Muhammad Hanif .
Banyaknya makanan dan minuman yang beredar di pasaran Batam, terutama produksi dari luar negeri, seperti Malaysia, Singapura, China dan Thailand, memang tidak bisa dipungkiri. Batam yang tidak memiliki industri makanan dan minuman, salah satu pemicu, distributor makanan dan minuman, mendatangkan dari luar negeri. Ditambah dengan murahnya biaya memasukan makanan dan minuman dari luar serta masih lemahnya pengawasan yang dilakukan terhadap masuknya makanan dan minuman tersebut.
"Kuncinya haruslah hati-hati dalam memilih makanan dan minuman, terutama yang berbentuk kaleng dan kemasan," ungkapnya.(BN)
|