|
Jodoh Boulevard Dipadati PK5 |
|
Sabtu, 11 Oktober 2008 | 10:32:08 |
|
BATAM - Meski belum diresmikan, taman Jodoh Boulevard kini telah
dipadati oleh ratusan pedagang kaki lima (PK5) yang berjejer di
sepanjang trotoar di kiri taman. Bahkan beberapa pedagang memanfaatkan
bahu taman untuk menjajakan dagangannya.
Susi, salah satu penjual bakso dan mie ayam nekad memasang meja dan kursi lengkap dengan tendanya di dalam pelataran taman. Susi mengaku kembali berjualan di kawasan tersebut sejak dua bulan yang lalu. Ia merupakan salah satu PK5 yang nekad kembali ke Tanjung Pantun setelah direlokasi ke Pasar Induk, Jodoh, sejak awal pembangunan Jodoh Boulevard.
Namun karena kondisi lokasi baru yang sepi, para PK5 kembali menduduki kawasan Tanjung Pantun (kini menjadi taman Jodoh Boulevard). Menurut pengakuan Susi, di Pasar Induk dirinya hanya mampu menjual rata-rata lima mangkok bakso. ”Kalau di sini (Tanjung Pantun) bakso bisa laku 1 kilo, mie ayam sampai 2 kilo perhari,” terangnya.
Sayangnya, selain menggunakan pelataran taman untuk berjualan, kebanyakan para PK5 memanfaatkan fasilitas taman seperti tong sampah dan selokan untuk membuang sampah. Sehingga kondisi di sekitar taman tampak sangat kotor dan menibulkan bau tak sedap.
Sementara itu, Asisten II Ekonomi dan Pembangunan Pemko Batam, Syamsul Bahrum mengatakan, saat ini Jodoh Boulevard masih dalam masa perawatan kontraktor selama 180 hari. Namun pemerintah Batam akan tetap melakukan penertiban atas PK5 di kawasan tersebut. (cr1)
|