PT GTA mempunyai waktu selama 14 hari untuk memenuhi kewajiban mereka |
 |
Today's Must-Reads
Editorials
Akan sangat membahagiakan jika guru bantu dan PTT menjadi prioritas utama untuk dijadikan PNS
Penggunaan nama-nama tempat yang memakai bahasa asing akan ditertibkan | |
|
Sembunyi di Kamar Mandi, 8 Tewas |
|
Sabtu, 11 Oktober 2008 | 10:13:09 |
Tangerang (BCZ) Musibah kebakaran kembali terjadi di Tangerang. Delapan
orang tewas karena perusahaan tempat mereka bekerja, PT Surya Sejahtera
Metalindo Lestari (penyalur baja) di kawasan pergudangan Parung
Harapan, Blok K No 8, Pantai Indah Dadap, Kelurahan Dadap, Kecamatan
Kosambi, Kabupaten Tangerang, dilalap api siang kemarin.
Kedelapan orang tersebut ialah Mery, 20; Tasya, 32; Lisye, 21; Ratna, 24; Meiling, 32; Mala, 20; Endang, 20, dan Priyono. Berdasar informasi yang dihimpun Indo.Pos (Jawa Pos Group), api pertama terlihat sekitar pukul 14.00, yang diduga akibat korsleting listrik dari mesin las. Saat itu, kedelapan korban tewas tersebut memilih menyelamatkan diri ke kamar mandi di lantai atas.
Nahas, api yang terus berkobar tak kunjung bisa dipadamkan dan membakar bangunan hingga akhirnya kedelapan karyawan itu ditemukan tewas di bak mandi. Asap yang masih membubung dan memenuhi ruang menyulitkan petugas dalam melakukan evakuasi. Jenazah para korban baru dapat dievakuasi menjelang malam.
Salah seorang saksi mata, Marhaen Diyanto, seorang sales di pergudangan tersebut, mengatakan bahwa kejadian itu berawal saat salah satu ruangan di lantai dasar yang tengah direnovasi tersebut sedang dilas. Tiba-tiba percikan apinya mengenai benda yang mudah tersulut api.
Api yang membesar di bagian bawah bangunan itu membuat karyawan panik. Karyawan yang berada di lantai dua tidak ada yang diberi tahu bahwa tengah terjadi kebakaran di lantai bawah. Sementara seluruh karyawan yang ada di lantai bawah dengan cepat lari keluar. ''Seluruh korban yang meninggal bekerja sebagai akunting,'' ungkapnya.
Komandan Posko Kantor Pemadam Kebakaran Kosambi Saduni mengatakan, kedelapan orang korban itu diduga meninggal karena kehabisan oksigen karena asapnya begitu lebat. Sebab, kebakaran tersebut tidak membakar lantai atas bangunan. Bahkan, kebakarannya tergolong kecil karena hanya membakar satu ruangan kecil. ''Saya kira para korban meninggal karena kehabisan napas. Buktinya, mereka banyak ditemukan di kamar mandi," jelasnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Kabupaten Tangerang AKBP Agus Andriyanto mengatakan, pihaknya tidak memiliki kapasitas untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Menurut dia, ada petugas yang lebih berwenang menanganinya, yakni Puslabfor. ''Puslabfor yang akan menyelidikinya, kami telah berkoordinasi," jelasnya. (yay/nw)
|
|  |
|
Internasional
-
Harimau Putih Bunuh Pekerja di Kebun Binatang Singapura
Singapura (BCZ) Masih ingat kejadian minggu lalu ketika seorang
petugas cleaning service berkewarganegaraan Malaysia tewas diserang dua
ekor harimau putih di Kebun Binatang Singapura?
Florida (BCZ) Seorang anak berusia 19 tahun telah melakukan bunuh diri
yang disiarkan secara langsung lewat webcam melalui situs www.justin.tv
|
Real Estate
-
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup... BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual... |
|
|