|
Sabtu, 11 Oktober 2008 | 10:06:15 |
Jakarta (BCZ) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus
mengintensifkan penanganan dugaan korupsi pada kasus alih fungsi hutan
Dam Baloi. Namun demikian KPK belum meningkatkannya ke proses
penyidikan.
”Untuk Baloi prosesnya masih lanjut. Tetapi memang belum naik ke lantai delapan (bagian penyidikan KPK),” ujar Juru bicara KPK, Johan Budi SP.
Disinggung bahwa proses penyelidikan kasus Baloi terkesan mandeg, Johan langsung membantahnya. Menurutnya, KPK selalu bekerja keras dalam mengungkap dugaan korupsi.
”Kan sudah banyak yang dipanggil ke lantai tujuh (ruang pemeriksaan bagian penyelidikan KPK). Tetapi kalau masih dalam penyelidikan memang kita tidak bisa berbicara banyak,” ujarnya.
Dikatakan Johan, ada banyak kasus dugaan korupsi di daerah yang kini ditangani KPK. Kasus dugaan korupsi yang kini tengah intensif proses penyelidikannya adalah dugaan korupsi di Manado (Sulawesi Utara) dan di Kabupaten Bima (Nusa Tenggara Barat).
”Tetapi bukan berarti dugaan korupsi di daerah lain lantas tidak intensif penyelidikannya. Semua tetap ditangani,” tandasnya.
Seperti diberitakan, dalam kasus Baloi sudah banyak pihak yang diperiksa KPK, seperti pejabat di Batam dan Kepri. (BP/ara)
|