|
Kamis, 9 Oktober 2008 | 14:28:57 |
Milan (BCZ) Ronaldinho merupakan salah satu pemain kunci yang
membawa Barcelona menjuarai La Liga musim 04/05 dan Liga Champions di
musim 05/06.
Itu semua terjadi pada masa keemasan Ronaldinho, tetapi Frank Rijkaard tidak dapat dipisahkan dari sederet prestasi bergengsi tersebut, sebab di bawah asuhan pria asal Belanda inilah Barcelona menjadi klub yang sangat disegani di Eropa khususnya.
Pada akhir masa jabatannya sebagai pelatih Barca, Rijkaard lebih sering menempatkan striker yang saat ini membela AC Milan di bangku cadangan, dan tentu saja itu bukan merupakan hal yang menyenangkan bagi penyandang gelar pemain terbaik dunia tahun 2004-2005 ini.
Mengomentari kegagalan Barcelona meraih gelar di akhir masa kepelatihan rijkaard, Ronaldinho pun angkat bicara.
"Frank adalah pelatih yang hebat, meskipun waktu itu kami gagal untuk kembali menjadi jawara, itu bukanlah mutlak kesalahan Rijkaard seorang," bela Ronaldinho terhadap mantan pelatihnya seperti dilansir Goal, Kamis (9/10).
Meskipun dalam dunia profesional Ronaldinho dan Rijkaard tampak berseteru, tetapi rupanya mereka masih berhubungan baik secara personal hingga sekarang.
Saat ini, belum ada satu klub pun yang mendapatkan servis dari pelatih jenius yang juga merupakan pemain jangkar AC Milan tahun 1988-1993 ini. (rm/rid)
|