|
Longsor, Sumbar-Riau Putus |
|
Rabu, 8 Oktober 2008 | 11:18:36 |
PADANG - Jalur transportasi darat penghubung Sumatera Barat dan Riau
terputus total sejak kemarin (7/10). Gara-garanya, longsoran menimbun
akses jalan tersebut.
"Longsor terjadi di kilometer 20 dari Kota Payakumbuh, tepatnya di kawasan Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, dan di kawasan Rantau Barangin, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau," kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Benny Setyawan.
Longsor yang menghantam kawasan Kelok Sembilan itu terjadi dua kali, yakni sekitar pukul 14.00 WIB dan pukul 17.30 WIB. Akibatnya, ratusan kendaraan bermotor para pemudik terjebak dalam antrean panjang. Panjang antrean mencapai enam kilometer.
Ratusan warga Riau yang baru saja menikmati libur Lebaran di Sumatera Barat terpaksa harus "telat pulang" ke Tanah Laskar Bertuah itu. "Ya, apa boleh buat, jalanan longsor. Lebaran tahun lalu, saya juga mengalami hal begini," ujar Andi Malano, 42, warga Jalan Tengku Tambusai, Riau, yang mengaku asal Pariaman.
Yang lebih bingung lagi adalah puluhan sopir L-300 pengangkut beras, telur, dan sayur-mayur dari Sumbar. Hambatan tersebut memaksa mereka menambah ongkos pengeluaran.
Kepala Dinas Prasarana Jalan Dodi Ruswandi mengungkapkan, longsor yang terjadi di kawasan Kelok Sembilan bisa segera ditangani. Diperkirakan sekitar pukul 22.00 WIB, pemecahan bongkahan batu selesai dikerjakan. "Insya Allah, malam ini (kemarin, Red) bongkahan batu tersebut bisa kita pecahkan dengan alat khusus. Namun, justru lebih parah longsor yang terjadi di kilometer 17 sesudah perbatasan Sumbar-Riau. Pengerjaan tersebut diperkirakan selesai dalam waktu dua hari," kata Dodi. (why/frv/afi/jpnn/ruk)
|