|
”Ternyata untuk menggugah orang terhadap pemanasan
global yang sedang terjadi dengan kecepatan tak terduga, aku harus
membeku dulu,” ujar Lewis Gordon Pugh.
Pugh adalah seorang perenang yang mengejar prestasi bukan dari medali yang diraih. Ia spesialis olahraga ekstrim, termasuk berenang di kutub utara dengan suhu minus 1,8 derajat celcius. Mengenakan celana renang, penutup kepala karet dan kaca mata renang, Pugh menceburkan diri di air terdingin di dunia tersebut.
Ia ingin meneriaki dunia sesungguhnya telah ada celah di kutub untuk direnangi. Maaf ini bukan undangan untuk orang lain mengikuti jejaknya. Ini adalah peringatan sesungguhnya, di sana akan sulit untuk mencari celah berenang karena lapisan air tertutup es, tapi Pugh menemukan celah dan bisa berenang di sana.
Gerakkan untuk lebih peduli pada kondisi dunia telah diserukan sejak lama, dari hal terkecil - mengingatkan, hingga kegiatan ekstrim seperti yang Pugh lakukan. Namun hasilnya masih belum maksimal.
Perusahaan yang profesional telah peduli dengan menggunakan produk ramah lingkungan, kampanye lingkungan hidup juga telah dilakukan. Pemilahan sampah ternyata masih juga sulit dilakukan, pengurangan penggunaan plastik juga masih susah ditinggalkan. Di Singapura telah dilakukan kampanye belanja tanpa kantong plastik, di Batam juga telah dilakukan kampanye emisi gas buang kendaraan yang ramah lingkungan dan masih banyak lagi gerakkan lainnya.
Berbagai upaya ini masih saja belum bisa menyadarkan betul setiap individu di dunia.Masih suka buang sampah semabarangan, masih menggunakan bahan tidak ramah lingkungan dan sebagainya.
Apakah kita semua harus ke kutub untuk tahu pemanasan global dan perubahan iklim? Pugh rasanya tak ingin itu. Cukup ia saja yang melakukan itu. Kita hanya diminta untuk peduli saja.
Tentu kita tak mau dikatakan bebal untuk tidak mau peduli terhadap lingkungan. Bebal sendiri dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan susah menangkap pelajaran. Pugh telah memberikan pelajaran lebih dari cukup, ya giliran kita untuk balajar darinya. Lakukan dari hal terkecil untuk peduli terhadap lingkungan hidup menjadi inti dari teriakan Pugh di kutub utara. ***
|