|
Keppres Tak Redakan Malut |
|
Selasa, 7 Oktober 2008 | 09:18:36 |
|
TERNATE
- Keputusan presiden (keppres) untuk melantik pasangan Thaib Armaiyn
dan Gani Kasuba sebagai gubernur dan Wagub Maluku Utara (Malut) tidak
mampu meredakan konflik pilgub. Aksi protes dan unjuk rasa kembali
terjadi kemarin (6/10). Kali ini unjuk rasa datang dari pendukung Abdul
Gafur dan Rahim Fabanyo (Agar).
Sempat terjadi bentrok antara
massa pengunjuk rasa dan petugas keamanan. Sebuah mobil dinas milik
Pemprov Malut pun menjadi korban.
Aksi berawal sekitar pukul
08.30 WIB di kediaman Gafur di Tanah Tinggi. Massa membakar ban bekas
serta menutup jalan yang menuju kampus politeknik Ternate itu.
Tak
ada aparat yang mencegahnya. Mahasiswa politeknik yang hendak ke kampus
terpaksa berjalan kaki menuju kampus yang bersebelahan dengan kediaman
Gafur tersebut.
Sekitar pukul 09.45, massa yang sebagian besar
perempuan itu menuju kantor gubernur. Namun, mereka harus berhadapan
dengan blokade petugas di perempatan Jalan Tanah Tinggi dan Yos
Sudarso.
Tak bisa melewati barikade tersebut, massa membakar
ban bekas di perempatan itu. Sempat terjadi saling dorong dengan
petugas. Aksi bakar ban merembet ke Jalan Yos Sudarso hingga di depan
Hotel Amara.
Massa bahkan tak segan-segan untuk merusak dan membakar atribut Partai. (cr-1)
|