PT GTA mempunyai waktu selama 14 hari untuk memenuhi kewajiban mereka |
 |
Today's Must-Reads
Editorials
Akan sangat membahagiakan jika guru bantu dan PTT menjadi prioritas utama untuk dijadikan PNS
Penggunaan nama-nama tempat yang memakai bahasa asing akan ditertibkan | |
|
Burung ''Bakar'' Sayap Pesawat |
|
Senin, 6 Oktober 2008 | 10:43:17 |
|
Penerbangan Perdana Sriwijaya Air Kacau, Pesawat Balik ke Ambon
AMBON - Penerbangan perdana Sriwijaya Air dengan rute
Ambon-Makassar-Jakarta Sabtu (4/10) ternoda. Pesawat Boeing 737-200
dengan nomor penerbangan 593 terbakar sesaat setelah lepas landas dari
Bandara Pattimura, Ambon. Dengan sayap kiri berasap, pesawat tersebut
berhasil membawa 114 penumpangnya kembali ke Ambon.
Hasil
pemeriksaan sementara, kebakaran itu terjadi setelah seekor burung
masuk ke mesin jet pesawat sisi kiri. Adanya burung dalam pesawat
tersebut baru diketahui setelah terdengar ledakan di bagian itu.
Sebelumnya,
keberangkatan pesawat yang dijadwalkan lepas landas pukul 12.30 WIT
tersebut ditunda selama kurang lebih enam jam. Yang disesalkan oleh
para penumpang, tidak ada penjelasan apa pun terkait dengan penundaan
itu. "Kami hanya diminta menunggu," ujar salah seorang penumpang yang
ditemui di bandara.
Ketidakberesan berikutnya terjadi saat pesawat mulai ancang-ancang untuk take-off. Terdengar ledakan yang membuat para penumpang panik.
Situasi
bertambah panik saat kobaran api terlihat pada bagian bawah sayap kiri
pesawat. "Ada yang berteriak pesawat terbakar," kata seorang penumpang.
Beberapa saat kemudian, terlihat salah seorang teknisi masuk ke
ruang kemudi untuk berdiskusi dengan pilot Achmad Hariry. Tidak tahu
apa yang diperbincangkan. Namun, para penumpang menyatakan, setelah
keluar mekanik itu menyampaikan bahwa pesawat tidak mengalami gangguan
apa-apa, melainkan hanya menabrak burung.
Dalam situasi panik, pesawat berhasil take-off menuju Makassar. Namun, penumpang terus dihinggapi rasa waswas.
Setelah
30 menit terbang, tiba-tiba terdengar bunyi ledakan lagi yang membuat
penumpang kembali panik. "Semuanya lantas saling bertatap-tatapan,"
ucap Ruben, penumpang lainnya.
Sejumlah penumpang dengan cepat
mengambil pelampung yang sudah disiapkan di bawah kursi masing-masing.
Salah seorang penumpang bahkan pingsan karena terlalu panik. Sedangkan
beberapa penumpang lainnya langsung meluapkan kemarahan kepada mekanik
yang awalnya menyatakan bahwa kondisi pesawat baik-baik saja dan siap
terbang tersebut. "Kamu harus bertanggung jawab," tutur Irfan Karo
Karo, penumpang yang marah.
Ratusan penumpang yang sudah panik
tersebut nyaris menghakimi mekanik itu di atas pesawat. Untung, mereka
masih bisa ditenangkan oleh penumpang lainnya dan pramugari.
Beberapa penumpang mulai melepaskan seat belt (sabuk
pengaman) dari tempat duduk masing-masing, lalu menggedor-gedor pintu
kokpit yang terkunci dari dalam. Sementara itu, dalam kabin pesawat,
papar Ruben, sudah tercium asap. Bahkan, di bagian kiri pesawat, sudah
terlihat api dan asap yang mengepul. Kondisi tersebut membuat ratusan
penumpang dalam kabin pesawat itu bertambah panik.
Situasi
yang makin kacau dalam kabin kembali memaksa teknisi pesawat tersebut
masuk ke ruang kokpit dan berdiskusi lagi dengan pilot yang sebelumnya ngotot
melanjutkan penerbangan. Selang beberapa saat, disampaikan bahwa
pesawat itu akan kembali ke Bandara Pattimura. Penjelasan tersebut
membuat penumpang sedikit tenang.
Pesawat tiba di Bandara
Pattimura pukul 19.10 WIT. Setelah ratusan penumpang berhamburan
keluar, tim patroli gabungan bandara memeriksa mesin pesawat itu. Dari
pemeriksaan tersebut, ditemukan bangkai burung belibis yang diduga
menjadi penyebab ledakan mesin.
Kapolsek Bandara AKP Mozes
Alfons yang dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut.
"Saat lepas landas, keadaan pesawat normal. Kemudian, terjadi gangguan
pada bagian engine nomor satu sebelah kiri. Akhirnya, pilot
memilih kembali ke Ambon dan tiba lagi sekitar pukul 19.10 WIT," ujar
dia yang juga berada di TKP saat itu. (CR2/M7/jpnn/ruk)
|
|  |
|
Internasional
-
Harimau Putih Bunuh Pekerja di Kebun Binatang Singapura
Singapura (BCZ) Masih ingat kejadian minggu lalu ketika seorang
petugas cleaning service berkewarganegaraan Malaysia tewas diserang dua
ekor harimau putih di Kebun Binatang Singapura?
Florida (BCZ) Seorang anak berusia 19 tahun telah melakukan bunuh diri
yang disiarkan secara langsung lewat webcam melalui situs www.justin.tv
|
Real Estate
-
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup... BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual... |
|
|