PT GTA mempunyai waktu selama 14 hari untuk memenuhi kewajiban mereka |
 |
Today's Must-Reads
Editorials
Akan sangat membahagiakan jika guru bantu dan PTT menjadi prioritas utama untuk dijadikan PNS
Penggunaan nama-nama tempat yang memakai bahasa asing akan ditertibkan | |
|
Berlebaran, 2 Keluarga Ditabrak Kereta |
|
Jumat, 3 Oktober 2008 | 10:46:27 |
Klaten (BCZ) Berniat ingin bersilaturahmi di hari lebaran, empat keluarga tewas ditabrak kereta di dua tempat di Jawa Tengah.
Di Klaten, enam orang dari dua keluarga kehilangan nyawa setelah Toyota Avanza yang mereka tumpangi dihantam kereta api Pramex (Solo-Jogjakarta) di perlintasan Karangnongko kemarin siang.
Sekitar 18 jam sebelumnya, lima nyawa dari dua keluarga juga terenggut di perlintasan KA Desa Kenteng, Kecamatan Toroh, Grobogan. KA Rajawali jurusan Surabaya-Semarang yang menghabisi nyawa mereka. Kebetulan, kedua perlintasan tersebut sama-sama tidak ada penjaganya.
Peristiwa itu terjadi kemarin siang (Kamis, 2/10) saat mobil Toyota Avanza warna hitam tengah melintas di perlintasan KA Karangnongko, Klaten. Mobil tersebut berisi tujuh penumpang yang berasal dari dua keluarga.
Mobil bernopol B 1497 XC itu melaju dari arah selatan. Sri Haryadi Heru, sopir kendaraan itu, tampaknya, tak menoleh lebih dulu saat hendak melewati perlintasan KA.
Padahal, saat itu, dari arah barat melaju KA Prameks (dari Jogja). Dia baru sadar ada bahaya setelah mepet rel.
Warga Sindangkarsa RT 3/8, Sukamaju Baru, Cimanggis, Depok, Jabar, itu sempat mengerem mendadak kendaraannya.
Namun, upaya itu tak mampu menyelamatkan dia dan penumpang lain. Kereta komuter Solo-Jogja itu menghantam dan menyeret Avanza tersebut sejauh lebih dari 15 meter.
Tiga penumpang -Nunung Heria, 31, Rizal, 7, dan Asifa, 4- tewas di lokasi kejadian. Mereka diketahui duduk di jok tengah mobil. Jenazah ketiganya langsung dibawa ke RSUP Suraji Tirtonegoro, Tegalyoso, Klaten.
Sementara itu, empat korban lainnya, Sri Haryadi Heru (pengemudi), istrinya Neneng, 37, Faizal, 1,5, dan Sabrina, 6, dilarikan ke Rumah Sakit Islam Klaten. Faisal dan Sabrina akhirnya tewas beberapa saat setelah tiba di rumah sakit.
Neneng duduk di sebelah Sri, sedangkan Faisal dan Sabrina duduk di kursi tengah bersama tiga korban lain yang tewas di tempat.
Neneng yang sempat dirawat di ICU pun akhirnya meninggal. Sri Haryadi, suaminya, hanya mengalami luka wajah di sebelah kiri.
Dilihat dari kondisi mobil, kecelakaan tersebut sangat hebat. Sisi kirinya ringsek tak berbentuk, bagian depan mobil hancur tak karuan.
Surono, 55, salah seorang warga di sekitar TKP, menceritakan, dia dikejutkan suara dentuman keras saat menjamu tamu Lebaran di rumahnya.
Saat ke luar, dia melihat warga lain telah berlarian mengevakuasi korban ke teras rumahnya.
“Sebenarnya, beberapa orang sudah mengingatkan datangnya kereta, tapi ternyata pengemudi tidak mengindahkannya. Akhirnya tabrakan tidak terelakkan,” jelas Surono. [rm/min]
|
|  |
|
Internasional
-
Harimau Putih Bunuh Pekerja di Kebun Binatang Singapura
Singapura (BCZ) Masih ingat kejadian minggu lalu ketika seorang
petugas cleaning service berkewarganegaraan Malaysia tewas diserang dua
ekor harimau putih di Kebun Binatang Singapura?
Florida (BCZ) Seorang anak berusia 19 tahun telah melakukan bunuh diri
yang disiarkan secara langsung lewat webcam melalui situs www.justin.tv
|
Real Estate
-
Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera
Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi
konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai
Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR),
konsumen cukup... BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang
dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur
Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk
konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja
sedang menjual... |
|
|