|
PPP Dukung SBY sebagai Capres |
|
Selasa, 30 September 2008 | 18:06:46 |
Jakarta (BCZ) Ketua DPP PPP Suryadharma Ali (SDA) mendukung
langkah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk maju sebagai calon
presiden periode 2009-2014.
Tak itu saja, Ali juga mendukung langkah SBY yang tetap akan berpasangan dengan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla.
"Saya, sementara ini secara pribadi mendukung, memberikan dukungan. Saya menilai sangat positif rencana SBY mencalonkan diri kembali untuk menjadi presiden masa yang akan datang bersama JK kata SDA usai pelantikan Kepala Kepolisian Reublik Indonesia, Bambang Hendarso Danuri di Istana Negara, Jakarta, Selasa (30/9).
Dia juga menilai bahwa pasangan SBY-JK adalah pasangan yang serasi.
Namun secara organisasi, PPP ujarnya belum memberikan dukungan terhadap keinginan SBY tersebut walaupun partai berlambang Kabah itu terlibat dalam Kabinet Indonesia Bersatu (KIB). Namun ia memastikan dukungan kepada pasangan itu akan dibicarakan secepatnya.
"Secara organisatoris belum, tentu ada prosedur. Yang saya pahami, mudah-mudahan tidak ada masalah. Selambat-lambatnya, setelah pemilu legislatif kita umumkan. Bisa melalui Rapimnas atau Rakernas," ujar SDA.
Menurut SDA, dirinya memahami keinginan SBY tersebut. Dia melihat keinginan SBY sebagai sebuah niat yang ingin melanjutkan tanggung jawab melakukan perubahan di negeri ini.
"Menurut saya rencana kedua tokoh ini mencalonkan diri ini perlu mendapatkan dukungan dan diberikan kesempatan,” katanya.
SDA yang juga Menteri Koperasi dan UKM memuji duet SBY-JK dalam memimpin Indonesia selama lima tahun. Dia mengatakan, dengan segala problematika yang dihadapi dan kedua tokoh itu dianggap dapat menyelesaikan berbagai persoalan.
"Tentu perubahan masa yang akan datang bukan pada tingkat wacana lagi, berbeda dengan yang baru, mungkin trial and error-nya masih ada, tapi keduanya telah lebih jauh memahami persoalan dan tentu lebih memahami pemecahannya, saya kira kesempatan untuk keduanya perlu dibuka," ujar SDA.
Sementara itu Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan, sebagai pembantu SBY, dirinya akan mendukung SBY.
"Saya harus netral, kalau saya sebagai bawahan ikut mendukung apa yang beliau (SBY) inginkan," ujar SBY. [rm/dry]
|