|
Tanjung Pinang (BCZ) Manager PLN Kepri selain Batam Ir Nuryasfin
memastikan mulai Senin (29/9) PLN Tanjungpinang sudah mendapat tambahan
pasokan daya listrik sekitar 6,5 MW.
Sehingga total pasokan yang dimiliki sekitar 31,5 MW atau hanya minus sekitar 3 MW lagi dari beban puncak penggunaan sekitar 34,5 MW. Dengan adanya tambahan pasokan 6,5 MW ini, maka pemadaman di siang hari, sejak kemarin sudah tidak ada lagi. Kecuali dalam kondisi tertentu seperti gangguan alam.
Jadi saat Idul Fitri, di siang hari dijadwalkan aliran listrik tidak akan padam lagi. Walau demikian, untuk pemadaman saat beban puncak atau antara pukul 17.00 – 20.00 WIB dan pukul 20.00 – 23.00 WIB masih akan tetap terjadi. Karena, PLN masih mengalami defisit sekitar 3 MW saat beban puncak tersebut.
”Kami memohon maaf, karena masih belum bisa sempurna. Namun, kami terus berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi persoalan pasokan listrik ini. Dengan tambahan pasokan daya ini, frekuensi pemadaman bisa dikurangi, dan waktunya juga lebih pendek. Selain itu, untuk menjamin distribusi lisrik agar berjalan dengan baik, kita juga menebangi dahan yang berada di sekitar jaringan kabel listrik,” kata Ir Nuryasfinn.
Sebelumnya Ketua Kadin Kota Tanjungpinang, Edy Rustandi SH MH, secara terpisah meminta PLN berupaya maksimal. Agar, saat lebaran nanti, tidak terjadi lagi pemadaman listrik.
Walau demikian, Edi mengaku bisa memahami kondisi yang terjadi di PLN, dan menyampaikan apresiasinya atas upaya yang sudah dilakukan. Sebab itu, jika ternyata pemadaman listrik masih tetap terjadi, dia minta frekuensi dan waktunya bisa dikurangi.(rpg)
|