|
Perkosa, Bunuh dan Perkosa Lagi Jasadnya |
|
Senin, 29 September 2008 | 18:42:52 |
Mengaku Tak Pernah Bersetubuh
Samarinda (BCZ) Entah setan apa yang telah merasuki jiwa Meli Hartono
(25) sehingga ia memperkosa Beti (16) tetangganya sendiri, membunuhnya
dan kembali memperkosa jenasah korban yang sudah tidak bernyawa.
Perbuatan ini dilakukan oleh Meli pada hari Sabtu (20/9) bersama dengan Meiji (25) yang saat ini sedang buron. Meli mengaku ia melakukan perbuatan itu karena sering mendengar Meiji bersetubuh dengan korban yang merupakan kekasihnya tersebut.
Meiji selalu menceritakan bagaimana ia bersetubuh dengan Beti yang diketahui memang berpacaran. Ketika ditawari untuk menggilir Beti, Meli pun mau saja. Maklum, selama ini ia hanya bisa meneguk liur setiap kali Meiji bercerita porno.
Meli membeberkan kalau Meiji memang sering melakukan hubungan badan dengan Beti. Cara pertemuan kedua sejoli itu berbeda dari pasangan lainnya. Mereka hanya bertemu jika rumah Beti sedang kosong. Jika situasi aman, Meiji datang melalui belakang rumah dan pertemuan pun berlangsung di dapur.
"Kalau ketemuan, Meiji selalu dari dapur. Mereka sering 'begituan'. Saya hanya kebagian cerita saja," ujar Meli menceritakan.
Dan yang terjadi pada malam pembunuhan itu ujar Meli, di luar kesengajaannya. Saking napsunya, Meli tak lagi sadar usahanya untuk membuat Beti tak berontak. justru berujung pada kematian. Meli mengaku kepalang napsu akibat mengintip adegan persetubuhan antara Meiji dan Beti dari balik pintu.
"Gara-gara saya melihat mereka lagi 'main'. Saya juga jadi kepengen. Eh, tiba-tiba Meiji menawari. Yah saya sikat aja," kata pemuda berkulit gelap itu.
Sebenarnya, ia telah puas ketika selesai menyetubuhi Beti untuk pertama kalinya. Ketika keluar dan digantikan Meiji yang kembali menyetubuhi Beti yang sudah tergeletak tak bergerak, Meli kembali menonton kebejatan rekannya itu dari balik pintu. Kenikmatan yang baru saja ia dapatkan, kembali hendak dirasakan. Apalagi ini pertama kalinya ia bersetubuh dengan wanita.
Meli berusaha meyakinkan kepada harian ini bahwa ia memang tak pernah melakukan persetubuhan dengan wanita. "Sumpah, jangankan 'begituan' sama cewek, ke lokalisasi saja saya tidak pernah," akunya.
Disinggung apakah ia tidak takut karma perbuatannya akan menimpa kepada ketiga adik perempuannya, Meli hanya termenung tak mampu menjawab.
Sementara itu Meiji kini masih dalam pengejaran polisi. Kapolsekta Sungai Kunjang AKP Erlan Munaji menjelaskan, lokasi persembunyian Meiji sudah didapatkan.
"Kami sudah mendapatkan informasi lokasi persembunyiannya. Saat ini, anggota di lapangan sedang menyelidiki keberadaannya. Kita tunggu saja, mudah-mudahan cepat tertangkap," terang Erlan. (jpnn)
|