|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
PT GTA mempunyai waktu selama 14 hari untuk memenuhi kewajiban mereka
Today's Must-Reads
Aplikasi Teknologi di Dunia Pendidikan
Senin, 29 September 2008 | 16:07:17
Batam (BCZ) Sekolah zaman sekarang identik dengan duduk di kelas dan mendengarkan penjelasan guru. Cara tersebut berpotensi menimbulkan kebosanan. Tapi, sebentar lagi metode itu akan berubah. Pelajar nanti akan berada di kelas berteknologi tinggi. Belajar pun bisa lebih interaktif dan praktis.
Pemandangan di sebuah kelas yang terdiri atas meja guru, papan tulis, dan bangku-bangku siswa adalah suatu hal yang biasa. Sang guru berdiri di depan kelas dan menuliskan materi pelajaran di papan. Sementara itu, murid-muridnya duduk manis di bangku masing-masing.

Para peneliti di Durham University, Inggris, mengamati pola belajar mengajar tersebut sejak lama. Menurut mereka, itu kurang menarik. Ada cara pengganti yang lebih interaktif. Kelompok ilmuwan yang menamakan dirinya Technology-Enhanced Learning Research Group (TEL) pun coba berbuat sesuatu.

TEL pun lantas mengembangkan rancangan sebuah ruang belajar modern. Sistem belajar inovatif itu diberi nama SynergyNet. Komponen utamanya adalah sistem bernama Information Communications Technology (ICT). Keseluruhan sistem dibangun oleh software khusus, smartboard untuk guru, dan sebuah meja berteknologi multitouch.

Para anggota TEL menyebut meja itu sebagai versi besar Apple iPhone. Meja tersebut dilengkapi sistem penglihatan yang mampu mengenali sinar inframerah. Perangkat itu juga memiliki network dan terhubung dengan smartboard utama milik guru.

Sang guru bisa menunjukkan gambar-gambar materi pelajaran dengan lebih mudah pada smartboard. Setelah itu, baru objek ditampilkan pada meja. Mengajarkan penjumlahan dan pengurangan juga lebih mudah. Sebab, cara ini diwujudkan dengan bentuk gambar benda pada meja.

Meja itu tidak hanya bisa diset untuk penggunaan individu, namun juga mampu digunakan beberapa siswa secara bersamaan. Mereka bisa berinteraksi dalam meja, baik menggunakan jari maupun pensil.

SynergyNet juga membuat kesempatan belajar jadi lebih merata. Murid wanita yang biasanya pasif bisa lebih banyak ambil bagian. Para siswa yang punya keterbatasan fisik juga bisa belajar dengan leluasa. Sebab, interaksi dengan materi pelajaran dapat dilakukan hanya dengan sentuhan.

Segala kemudahan itu sesuai dengan visi ICT. Yaitu, mengubah cara belajar mengajar serta membantu meningkatkan hasil pembelajaran dengan cara sharing ide. Sistem tersebut juga berorientasi agar kegiatan mengajar jadi lebih menyenangkan. Metode itu pun bisa menyediakan lebih banyak pilihan cara dan tempat untuk belajar.

"Kita sekarang tidak perlu berjalan ke papan tulis. Meja ini bisa menjadi screen dan keyboard serta berperan seperti whiteboard multitouch. Ini menyediakan ruang yang lebih luas untuk kegiatan belajar mengajar yang lebih partisipatif," ujar Dr Liz Burd, director of Active Learning in Computing di Durham University. (jpnn)
 
NUSANTARA [ indeks ]

OLAHRAGA [ indeks ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Harimau Putih Bunuh Pekerja di Kebun Binatang Singapura Singapura (BCZ) Masih ingat kejadian minggu lalu ketika seorang petugas cleaning service berkewarganegaraan Malaysia tewas diserang dua ekor harimau  putih di Kebun Binatang Singapura?
    Florida (BCZ) Seorang anak berusia 19 tahun telah melakukan bunuh diri yang disiarkan secara langsung lewat webcam melalui situs www.justin.tv
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us