|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
PT GTA mempunyai waktu selama 14 hari untuk memenuhi kewajiban mereka
Today's Must-Reads
Pembajak Dikepung Kapal AS-Eropa
Senin, 29 September 2008 | 10:57:10
Mogadishu (BCZ) Para bajak laut Somalia yang menyandera kapal Ukraina, MV Faina, kini berada dalam kondisi terjepit. Kemarin (28/9) mereka dikurung tiga kapal perang di perairan dekat Harardhere, Somalia Tengah. Menurut para saksi mata, menggunakan pengeras suara, komandan dua kapal perang yang posisinya paling dekat dengan Faina memperingatkan para pembajak di bawah pimpinan Ali Yare Abdulkadiragar agar tak mencoba mengeluarkan muatan kapal.

''Kami mendapat informasi bahwa ada tiga kapal perang yang terus membuntuti kapal yang dibajak, dua di antaranya dalam posisi sangat dekat,'' kata Bile Mohamaoud Qabowsade, penasihat presiden wilayah semiotonomi Puntland, kepada AFP di Mogadishu, ibu kota Somalia, kemarin.

''Salah satu kapal itu milik Amerika Serikat dan dua lainnya milik negara anggota Uni Eropa,'' tambahnya.

AS memang telah menugaskan USS Howard untuk turun tangan mengatasi pembajakan. Sedangkan Rusia juga memerintah kapal perang mereka, Neutrashimy, untuk berlayar ke Somalia. Kedua negara raksasa itu tentu khawatir peralatan militer yang diangkut Faina jatuh ke tangan kelompok-kelompok radikal.

Menurut Departemen Pertahanan Ukraina, Faina yang mengangkut 33 tank T-72 produksi Rusia, peluncur granat, dan amunisi dengan tujuan Kenya dibajak Kamis lalu (25/9). Alat-alat militer itu dipesan Departemen Pertahanan Kenya dari Ukraina. Kedua negara tersebut memang baru saja meneken perjanjian kerja sama di bidang pertahanan.

Salah seorang ketua suku yang berdomisili dekat Harardhere mengatakan, dirinya menyaksikan setidaknya dua kapal mengepung Faina. Tapi, dia tidak bisa menyebutkan pasti dari negara mana kedua kapal itu.

''Para pembajak kini terpojok di dekat Desa Hinbarwaqo (di antara Harardhere dan Pelabuhan Hobyo). Komandan kapal perang itu juga meminta pimpinan pembajak naik ke kapal mereka untuk berunding,'' kata si kepala suku yang tak disebutkan namanya itu.

Seorang nelayan setempat, Ali Harun, juga menyaksikan para pembajak melakukan kontak dengan teman-teman mereka di darat. ''Saya yakin, para pembajak itu tak akan bisa lagi melarikan diri,'' ujarnya.

Faina diawaki 21 kru. Sebanyak 17 orang di antara mereka berkebangsaan Ukraina. Tiga orang yang lain berasal dari Rusia dan seorang lagi warga Latvia.

Seorang laki-laki yang mengaku perwakilan pembajak kepada Associated Press pada Sabtu (27/9) mengatakan bahwa pihaknya menginginkan tebusan USD 35 juta (sekitar Rp 325,5 miliar). Namun, kabar itu tak bisa dikonfirmasi lebih lanjut.

Sementara itu, nasib kapal Yunani pengangkut bahan kimia yang juga dibajak di wilayah Somalia, tepatnya di Teluk Aden, pada Jumat (26/9) hingga kemarin belum ada kejelasan. Kapal itu berawak 19 orang. Wilayah perairan Somalia memang dikenal sangat berbahaya. Sebab, negara itu memang seperti tidak bertuan selama 17 tahun terakhir akibat perang yang terus berlangsung. (AFP/AP/ape/ttg)


 
NUSANTARA [ indeks ]

OLAHRAGA [ indeks ]

MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Harimau Putih Bunuh Pekerja di Kebun Binatang Singapura Singapura (BCZ) Masih ingat kejadian minggu lalu ketika seorang petugas cleaning service berkewarganegaraan Malaysia tewas diserang dua ekor harimau  putih di Kebun Binatang Singapura?
    Florida (BCZ) Seorang anak berusia 19 tahun telah melakukan bunuh diri yang disiarkan secara langsung lewat webcam melalui situs www.justin.tv
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us