|
Waspadai Penularan Jamur Kaki |
|
Jumat, 26 September 2008 | 13:24:11 |
Hindari Berjalan Tanpa Menggunakan Alas Kaki di Tempat Umum
Batam (BCZ) Jamur kaki merupakan salah satu infeksi jamur kulit
yang sering terjadi pada kebanyakan orang. Telapak kaki yang kasar,
terkelupas dan gatal yang disebabkan oleh adanya infeksi bakteri atau
jamur merupakan gejala awal dari penderita jamur kaki.
Jamur kaki merupakan infeksi jamur yang menular melalui kontak langsung, seperti berjalan tanpa menggunakan alas kaki di tempat publik.
Gejala infeksi jamur ini biasanya mulai di sela-sela jari kaki, yang tampak seperti bercak keputihan (kutu air), kemudian lama kelamaan menjadi merah, timbul lepuh, basah, mengelupas dan bersisik, dengan keluhan gatal. Infeksi jamur kaki ini kemudian dapat menjalar ke sisi telapak kaki yang akan membuat kulit menjadi tebal (kapalan) dan pecah-pecah.
Pada umumnya jamur jenis ini, tumbuh di kulit kepala kaki karena faktor kelembaban, misalnya kaki sering berkeringat, kaos kaki kurang dijaga kebersihannya, atau sepatu terlalu tertutup. Jamur juga mudah tertular dari barang yang melekat di kaki seperti pakaian serta kaus kaki yang ditumbuhi jamur.
Seseorang yang baru diberi antibiotika dosis tinggi juga mudah dihinggapi jamur. Beberapa faktor lain seperti obasitas (kegemukan) pengidap diabetes, kanker, atau daya tahan tubuh menurun juga mudah dihinggapi jamur.
Pengobatan untuk jamur dikaki ini sebenarnya tidak sulit, yakni dengan pemberian obat minum dan salep, dengan syarat harus diketahui pasti jenis jamur di kaki dan mau menjauhkan diri dan apa pun yang bisa menularkan jamur.
Bila telapak kaki kasar dan terkelupas serta gatal yang disebabkan oleh alergi, maka pengobatannya acap kali lebih sulit karena biasanya sudah menahun dan lebih mudah kambuh.
Lebih lanjut dijelaskan, infeksi jamur merupakan salah satu penyakit kulit yang paling umum ditemukan di negara tropis. Begitu juga pada kota seperti Batam yang mempunyai cuaca yang panas namun sering hujan.
Infeksi jamur pada kulit termasuk jamur kaki dapat mengenai semua orang, usia muda sampai tua, sosial ekonomi rendah sampai tinggi. Terkadang penderitanya tidak menyadari kalau telah terinfeksi jamur.
Infeksi jamur ini dapat menular akibat kontak langsung dengan penderita, ataupun dari barang-barang penderitanya. Di samping itu, kebersihan diri yang buruk serta kelembaban kulit yang tinggi dapat meningkatkan risiko terjangkitnya infeksi jamur.
Oleh karena itu, sarannya, penderita jamur kaki sangat dianjurkan untuk melakukan kontrol ulang ke dokter spesialis kulit dan mengikuti pengobatan sampai tuntas, serta menghindari faktor-faktor penyebab dari timbulnya jamur atau alergi pada kaki.(JPNN)
|