|
BATAM - Jelang H-6 Lebaran, arus mudik melalui Pelabuhan Domestik Sekupang semakin ramai. Berbeda dengan di Bandara Hang Nadim yang terlihat lebih lengang.
Di Pelabuhan Domestik Sekupang, pemudik sudah memadati sejak pukul 03.00 WIB, usai sahur. Kapal jadwalnya ada yang berangkat pukul 05.00 WIB. ”Semakin dekat Lebaran, pemudik semakin ramai. Datang saja subuh, baru kelihatan ramainya penumpang,” kata Kepala Pelabuhan Domestik Sekupang, Wahman, kemarin.
Kata Wahman, dari tujuh kapal yang berangkat Subuh kemarin, paling banyak tujuan Dumai. Ada kapal Dumai Ekspres dan Batam Jet. Dua kapal ke Palembang, yakni Surya Gemilang. Ia memperkirakan pemudik paling ramai mulai 27 dan 28 September untuk rute jauh, seperti Dumai, Palembang, Kualatungkal dan Pekanbaru. Sedangkan, penumpang rute dekat, seperti, Moro, Karimun, Selat Panjang dan Sei Guntung diperkirakan ramai tanggal 29 dan 30 September. ”Karyawan PT sudah banyak yang cuti. Jadi sudah banyak yang mudik,” katanya. Manajer Operasional Dumai Ekspres, Asmadi menyebutkan, jadwal keberangkatan kapal sampai kemarin masih normal, mulai pukul 05.00 WIB. Ia memperkirakan mulai, Jumat (26/9) jadwal keberangkatan dipercepat mulai pukul 04.00 WIB. ”Tadi ada empat kapal Dumai Ekspres yang berangkat. Tujuan Dumai dan Pekanbaru,” ujar Asmadi. Asmadi yang juga Koordinasi INSA Sekupang menambahkan, kemarin pagi juga ada dua kapal Batam Jet yang berangkat. Semua penumpang, katanya terangkut semuanya. Kapal menjual tiket non seat.
Hang Nadim Lengang Sementara itu arus penumpang di pintu keberangkatan Bandara Hang Nadim terasa masih lengang. Mahalnya harga tiket akibat tingginya biaya bahan bakar (fuel surcharge), diduga menjadi salah satu penyebab minimnya penumpang. Kepala Bandara Hang Nadim, Razali Abubakar mengakui, jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini diperkirakan bakal lebih rendah ketimbang 2007 lalu. ”Tren arus penumpang mudik tahun ini terus meningkat. Tapi memang jumlahnya tak setinggi tahun lalu,” kata Razali kepada wartawan di Bandara Hang Nadim, Kamis (25/9). Data Hang Nadim menunjukkan, jumlah penumpang pada H-7 lalu sebanyak 3.525 orang. Sementara pada H-6 kemarin diperkirakan bakal mencapai 3.600-an penumpang. Angka itu masih lebih rendah jika dibandingkan tahun lalu. Pada H-7 2007, jumlah penumpang mencapai 4.750 orang, sedangkan H-6 sebanyak 4.652 orang. Tiket kelas ekonomi rute Batam-Jakarta misalnya, rata-rata dijual seharga Rp800 ribu-1 juta, atau naik dua kali lipat dari sebelumnya yang hanya berkisar Rp400-600 ribuan. Pun demikian dengan tiket Batam-Surabaya yang rata-rata dijual di atas Rp1,7 juta. Padahal, tiket rute tersebut sebelumnya hanya dijual Rp800-900 ribu saja. Di Hang Nadim sendiri, para calon penumpang dilayani banyak operator penerbangan, diantaranya Garuda Indonesia, Batavia, Mandala, Sriwijaya, Air Asia, Lion Air, Riau Air Lines, Wings Air, Trigana dan Linus Airways. Dari jumlah tersebut, operator penerbangan yang paling banyak menyediakan jadwal penerbangan pada masa peak season kali ini, yakni Mandala Airlines dan Batavia Air. Dalam sehari, masing-masing maskapai menyediakan 10 jadwal penerbangan dari dan ke Bandara Hang Nadim. (dea/ros) |