|
Kamis, 25 September 2008 | 15:47:39 |
|
Batam (BCZ) Sodorkan pertanyaan ini kepada teman atau diri Anda,
"Dengan cara apa Anda akan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri dan
memohon maaf lahir dan batin kepada teman dan kenalan?"
Percayalah, mayoritas akan menjawab kirim SMS. Praktis, murah, cepat, dan hemat waktu menjadi alasan.
Nah, karena banyak orang berencana berkirim ucapan Lebaran via SMS, itu berarti lalu lintas SMS saat itu akan sangat padat. Ada kiat sederhana supaya Anda dapat lancar ber-SMS ketika Lebaran.
Cari waktu lebih luang. Berdasar pengalaman selama ini, lalu lintas SMS Lebaran paling padat terjadi mulai malam takbiran hingga menjelang siang setelah salat Idul Fitri. Kirimkan SMS Anda sebelum atau setelah kurun waktu itu.
Siapkan template SMS. Dengan menyiapkan template atau kerangka SMS, Anda tak perlu mengetikkan rangkaian kalimat baru setiap mengirim atau membalas SMS Lebaran.
Singkat, padat, dan jelas. Panjang SMS Lebaran sebaiknya tidak lebih dari 160 karakter. SMS singkat, padat, dan jelas akan menghemat pulsa. Tingkat kegagalan atau kekurangsempurnaan penerimaan juga lebih minimal.
Jangan matikan ponsel. Tindakan ini berhubungan dengan penerimaan SMS. Dengan mengaktifkan ponsel, kiriman SMS ke nomor Anda akan langsung masuk. Tumpukan SMS tertunda di sistem operator akan berkurang. Hasil akhirnya, Anda, pengguna lain, dan operator seluler sama-sama senang.
Tak perlu ragu bertelpon. Para operator kini berlomba-lomba menawarkan tariff murah untuk bertelepon via ponsel. Agar lebih personal, ucapan untuk orang-orang tertentu tak ada salahnya Anda sampaikan via telepon. Namun, sebelum menelepon, pertimbangkan apakah si penerima akan terganggu denga telepon Anda. (jpnn)
|