|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Angkutan bagi para pemudik untuk merayakan Natal terancam karena kapal Kelud harus naik DOK
Today's Must-Reads
Wako Sibuk Telepon Kadis
Kamis, 25 September 2008 | 09:29:12
Tak Hadir di Paripurna
BATAM - Sidang paripurna ke-7 masa sidang ke-3 tahun 2008 yang mengesahkan APBD Perubahan (APBD-P) kemarin, hanya dihadiri empat pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Ini berbeda dengan saat rapat pembahasan, yang dihadiri semua oleh pimpinan SKPD atau kepala dinas tersebut.

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aris Hardy Halim secara khusus meminta pimpinan SKPD untuk hadir. ”Kenapa
momen yang penting seperti ini malah sedikit yang datang. Padahal dalam pembahasan semua datang,” ujar Aris menginterupsi pimpinan sidang Soerya Respationo, kemarin.


Permintaan Aris langsung ditanggapi Wali Kota Ahmad Dahlan dan Wakil Wali Kota Ria Saptarika dengan menghubungi langsung semua pejabat eselon II di lingkungannya lewat telepon.


Dalam sidang yang dimulai sekitar pukul 14.30 WIB itu, terlihat empat pimpinan SKPD saja. Mereka adalah Kepala BPM Pirma Marpaung, Kepala Bapedal Dendi Purnomo, plt Kadis Tata Kota Gintoyono, dan Kadis Kesehatan Mawardi Badar. Bahkan Kepala Bappeko Wan Darussalam sebagai tim panggar Pemko, sama sekali tidak terlihat.
Menunggu kehadiran para pejabat eselon II ini, pimpinan sidang mengambil langkah skorsing selama 10 menit.

Dalam waktu 10 menit itu pula, para pimpinan SKPD berdatangan. Misalnya Kepala DKP Azwan, Kepala BKD Husnul Hafil, Kabag Humas Yusfa Hendri, Kabag Aset dan Perlengkapan Salim, dan Kadis Pertanahan Buralimar. Sedangkan Wan, baru muncul sesaat setelah skorsing dicabut.


Menanggapi ini, Dahlan yang ditemui usai paripurna menyatakan sesalnya. Meski pun setelah itu Dahlan menyangkal keras kalau ketidakhadiran para Kadis karena takut diintimidasi dan dimintai THR oleh para anggota Dewan. ”Tidak benar itu. Ini kan kedatangan kedua kali (hari ini ke Gedung DPRD). Ada memang yang tidak bisa datang,” jawabnya singkat.

APBD-P Disahkan
Meski delapan fraksi setuju ranperda perubahan APBD Kota Batam 2008 disahkan menjadi perda, namun banyak catatan yang diberikan masing-masing fraksi. Misalnya terkait jumlah keluarga miskin yang masih belum menunjukkan kenyataan sebenarnya.


Imej berobat gratis, ujar Wakil Ketua Fraksi Amanat Nasional Yudi Kurnain, masih sebatas pemberian obat gratis dan belum menyentuh bentuk pelayanan keluarga miskin. Contohnya, masih ditemukan pihak puskesmas yang mengatakan anggaran sudah habis jika yang berobat adalah warga yang tidak punya uang. ”Mestinya diarahkan untuk buat surat keterangan miskin, Ini baru namanya pelayanan,” ujar Yudi membacakan pandangan akhir fraksinya.


Selain itu, fraksi ini juga menggarisbawahi agar Pemko memastikan PAD dari pass penumpang pelabuhan laut dan udara masuk ke rekening Pemko Batam. Sebab jika masukan ini tidak sampai di rekening Pemko Batam, banyak proyek dan program bakal tergannggu. Dalam pandangan fraksinya, Yudi juga meminta jaminan pemerintah bahwa tidak akan ada lagi tumpukan sampah akibat tak diangkut petugas. Dengan alasan ini, Fraksi Amanat Nasional menjadi satu-satunya fraksi yang tidak dapat menyetujui pengesahan APBD P. ”Meski tidak dapat menyetujui, tapi kami ikut keputusan yang lain,” kata Yudi.


Catatan lain, meski akhirnya menyetujui ranperda perubahan APBD,  diberikan oleh Fraksi Kebangkitan Bangsa. Dalam penyampaiannya, Ketua Fraksi Tharmani mengingatkan lagi agar Wali Kota mengevaluasi kinerja kadis-kadisnya. Ia bahkan menyebut kinerja pasangan Wako dan Wawako dua tahun ini sangat buruk. ”Ini Wako yang lemah atau Wako yang dibuta lemah oleh para kadis,” sindirnya.


Sesuai mekanisme, ranperda ini akan dibawa ke Gubernur untuk mendapat pengesahan menjadi Perda Kota Batam selambatnya tiga hari kerja sejak ranperda ditandatangani.(ary)


 
MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Rio de Jeneiro (BCZ) Pemerintah Brasil telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Pakistan untuk menjual 100 rudal mereka ke Pakistan.
    Mumbai (BCZ) India terus berusaha mengungkapkan siapa di balik teror Mumbai. Dini hari kemarin WIB (2/12), New Delhi merilis daftar teroris most wanted alias paling dicari. Daftar tersebut diserahkan kepada High Commissioner Pakistan karena India tetap yakin bahwa negara tetangga mereka itu...
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us