|
BATAM - Adanya kemungkinan caleg yang tak lolos melakukan aksi
anarkis ke kantor KPU Batam, sudah diantisipasi aparat kepolisian.
Poltabes Barelang akan meningkatkan pengamanan, pasca ditetapkannya 39
caleg yang tak memenuhi syarat dan pengumuman Daftar Calon Sementara
(DCS), Jumat (26/9) mendatang.
Kapoltabes Barelang Kombes Slamet Riyanto menyebutkan, kekecewaan caleg yang tak lolos sangat mungkin terjadi. Pengungkapan kekecewaan biasanya dengan aksi ke kantor KPU. ”Diinformasikan saja ke caleg-caleg itu, mereka tak lolos. Disebutkan apa alasannya,” kata Slamet usai bertemu anggota KPU Batam, Rabu (24/9) di kantor KPU Batam.
Kata Slamet, kedatangannya ke KPU untuk mengecek persiapan pemilu 2009. Dari pemaparan anggota KPU, prosesnya sekarang tinggal pengumuman DCS. Karenanya, kata Slamet, fokus pengamanan pusatnya di kantor KPU. ”Poltabes yang menangani. Dari intel, Samapta, semuanya kita tempatkan di sini,” ujarnya.
Ketua KPU Batam Hendriyanto mengatakan, pihaknya tak mengantisipasi pasca pengumuman caleg yang tak memenuhi syarat. KPU, lanjut Hendriyanto, tak meloloskan caleg tersebut, karena tak memenuhi persyaratan dari segi administrasi. ”Acuan kita aturan perundang-undangan. Tak lolos karena tak lengkap persyaratannya, atau karena alasan lain,” katanya.
Kunjungan Kapoltabes ke kantor KPU Batam, kemarin, merupakan yang kedua kalinya. Pada kunjungan sebelumnya, Kapoltabes hanya bertemu satu anggota KPU Batam, M Zainuddin. Kemarin, Kapoltabes bertemu dengan seluruh anggota KPU Batam. (dea)
|