Bupati Turun Lobi Perusahaan
BINTAN – Tahun 2008 ini merupakan pil pahit bagi 1.200 karyawan PT
Korindo Abadi. Pasalnya, sejak perusahaan itu beroperasi pada 27 tahun
silam, baru tahun ini mereka ditawarkan tunjangan hari raya (THR)
sebesar 150 persen dari gaji, khususnya karyawan dengan masa kerja di
atas 5 tahun. Dan ini tidak seperti lazimnya, karyawan selalu
mendapatkan pembayaran THR senilai 300 persen.
Gara-gara masalah ini, sekitar 1.000 karyawan melakukan aksi demo di kantor personalia PT Korindo di Kijang, Rabu (24/9). Saat demo, karyawan minta manajemen membayar THR 300 persen dari gaji. ”Kita merasa aneh, group perusahaan yang lain dibayar 300 persen, tapi kami kok hanya 150 persen,” ujar seorang pekerja dengan alat pengeras.
Pembayaran THR 300 persen ini, sudah berlangsung belasan tahun silam, dan bila merujuk ke aturan perundang-undangan apabila pembayarannya dibayarkan lebih dari 5 tahun, maka kebijakan itu sudah menjadi aturan normatif perusahaan. ”Target ekspor tiap bulan terus terpenuhi, tapi dibilang keuntungan kurang,” ujar penanggung jawab aksi demo, Suprayogi.
Suprayogi mengatakan, pihaknya sudah melakukan delapan kali pertemuan membahas masalah THR. Namun, meski sudah sampai ditingkat triparti, tak juga ada kata sepakat. Saat demo kemarin, karyawan yang sekitar 70 persennya sudah bekerja antara 10 hingga 27 tahun itu, ikut memaparkan kesedihan mereka menjelang lebaran ini. Bahkan ada yang menggendong anak mereka sambil dijunjung ke atas.
Suasana demo sempat memanas, karena ada dugaan listrik sengaja dimatikan. Tapi untung ada Camat Bintan Timur, Luki Zaiman Prawira yang menenangkan massa. Tampak juga Waka Polsek Bintan Timur, Ipda Hendrianto.
Puas berdemo, perwakilan karyawan langsung melakukan pembicaraan dengan perusahaan difasilitasi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Makfur Zurahman. Namun pertemuan siang itu belum membuahkan hasil. Untungnya, Bupati Bintan Ansar Ahmad yang mengetahui masalah pekerja turun tangan melobi pimpinan perusahaan PT Korindo di Jakarta melalui hubungan telepon. Hasilnya positif, pihak perusahaan menyanggupi membayar THR sebesar 300 persen. ”Untuk sore ini (kemarin sore) THR dibayarkan dulu 150 persen. Sisanya 150 persen dibayar bulan Oktober,” ujar Ansar, kemarin.
Dengan dipenuhinya tuntutan ini, Ansar berharap pekerja dapat menjaga iklim kondusif. ”Bekerjalah, jangan lupa berdoa supaya perusahaan lancar dan makin baik kedepannya,” pesan Ansar. (gds)
|