|
FPI Mengamuk, Polisi Menggaruk |
|
Rabu, 24 September 2008 | 18:58:29 |
Tasikmalaya (BCZ) Polisi menangkapi puluhan anggota Front Pembela Islam (FPI) Tasikmalaya.
Diduga, anggota FPI telah melakukan pengrusakan terhadap warung dan gerobak bakso yang buka di bulan Ramadan, Rabu (24/9) siang. Penangkapan dilakukan di Jalan Kaum, Masjid Agung, Tasikmalaya.
Kericuhan sempat mewarnai proses penangkapan, saat anggota FPI menolak diangkut ke dalam truk Dalmas. Adu mulut antara anggota FPI dan polisi tidak terhindari.
Untungnya, polisi tidak ingin berkompromi dengan massa pengrusak. Mereka pun langsung digaruk dan diangkut ke dalam truk Dalmas.
Tiba di Mapolresta, puluhan anggota FPI dipersilahkan untuk menjalankan salat zuhur di Masjid Polresta. Setelah itu mereka dikumpulkan di ruang khusus.
Sempat tersiar kabar, setelah anggota FPI ditangkap polisi, ratusan anggota FPI lainnya akan datang ke Polresta dengan menumpang 20 truk. Tapi hingga pukul 15.00 WIB, gertakan itu tidak terbukti. Padahal polisi telah siap siaga.
Sebelumnya anggota FPI merazia dan merusak sejumlah warung nasi dan pedagang bakso di wilayah Pasar Wetan, Tasikmalaya. [rm/min]
|