|TV News | RSS |  
Bursa Kerja
OFFSIDE
FEATURED BLOGGERS
KOLOM CAKAP BOLA
  • by

    Ade Adran Syahlan
Google
BISNIS MALL
Angkutan bagi para pemudik untuk merayakan Natal terancam karena kapal Kelud harus naik DOK
Today's Must-Reads
Jangan Sepelekan Saraf Terjepit
Selasa, 23 September 2008 | 19:02:45
Batam (BCZ)  Nyeri di pinggang bisa dialami setiap orang ketika berolahraga. Anda sebaiknya berhati-hati, ka­rena sakit seperti ini bukan sakit bia­sa, ini disebut sakit pinggang (low back pain/LBP). Sakit pinggang merupakan rasa nyeri yang terjadi di daerah ping­gang bagian bawah dan dapat men­­jalar ke kaki terutama pada ba­gian sebelah belakang dan sam­­ping luar.

Namun, orang sering menga­ng­­gap hal ini sepele. Disarankan un­tuk selalu waspada. Keluhan ini dapat demikian hebatnya se­­hingga pasien menga­lami kesuli­tan dalam setiap per­gerakan. Pen­derita harus istirahat bahkan hing­­ga dirawat di rumah sakit.

Keluhan low back pain ini me­nempati urutan kedua penyakit yang sering diderita setelah nyeri kepala. Dari data mengenai pasi­en yang berobat ke poliklinik neu­­ro­logi menunjukkan jumlah pasien di atas usia 40 tahun yang datang dengan keluhan low back pain ternyata jumlahnya cukup banyak.

Di Amerika Serikat, lebih dari 80 persen penduduk pernah me­ngeluh low back pain. Sedang­kan di Indonesia diperkirakan pen­­derita penyakit ini lebih banyak lagi.

Penyebabnya, pada dasarnya timbulnya rasa sakit adalah terja­di­nya tekanan pada susunan saraf tepi daerah pinggang (saraf ter­je­pit).

Jepitan pada saraf ini dapat ter­jadi karena gangguan pada otot dan jaringan sekitarnya, ganggu­an pada sarafnya sendiri, kelainan tulang belakang, maupun kela­i­nan di tempat lain. Misalnya, in­feksi atau batu ginjal.

Ketegangan otot merupakan pe­­nyebab yang terbanyak dari LBP. Otot tegang terjadi karena ge­rakan pinggang yang terlalu mendadak atau berlebihan me­­lam­­paui kekuatan otot-otot itu.

Contohnya waktu sedang olah­raga dengan tidak kita sadari kita bergerak terlalu mendadak dan berlebihan pada waktu mengejar atau memukul bola (badminton, tennis, golf.).

Seperti halnya saat mengang­kat benda-benda agak berat de­ngan posisi yang salah, misalnya me­min­­dahkan meja, kursi, me­­ngang­kat koper, mendorong mo­­bil, bah­kan pada waktu kita de­­ngan sangat gembira mengangkat anak atau cucu kita akan dapat terjadi LBP.

Pengapuran tulang belakang di sekitar pinggang yang mengaki­bat­­kan jepitan pada saraf yang ber­­­sangkutan dapat mengaki­bat­­kan nyeri pinggang yang hebat.

Oleh karena itu, agar terhindar dari sakit pinggang, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan. Per­­­tama, olahraga teratur. Frekuensi atau jumlah dan intensitasnya harus cukup, jangan berlebihan. Bagi yang berbakat LBP, dianjur­­kan untuk berenang, dan sebaik­­nya jangan meloncat-loncat.

Kedua, mengatur makanan de­­­ngan menghindari sejunlah ma­­kanan yang mengandung banyak lemak, asam urat, dll, agar mem­perlambat terjadinya pengapuran tulang belakang.

Di samping itu, usahakan ja­ngan sampai terjadi kelebihan be­­rat badan. Ketiga, hidup dalam ling­kungan yang sehat dengan udara yang bersih dan meng­hin­­dari polusi berlebihan. Keempat, hidup teratur, mengatasi stress. (rm)
 
MM Research Polls
Mampukah Pemerintah Indonesia Mengatasi Krisis Ekonomi?
Lebih Burukkah Krisis Tahun Ini Dibandingkan dengan 1997 Yang Lalu?
Jenis Kelamin Anda
Batam Pos
Batam Pos
Posmetro
Batam TV
Graha Pena
Ripos Bintana
Batam News
Matrix Consultant
Internasional
  • Rio de Jeneiro (BCZ) Pemerintah Brasil telah mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Pakistan untuk menjual 100 rudal mereka ke Pakistan.
    Mumbai (BCZ) India terus berusaha mengungkapkan siapa di balik teror Mumbai. Dini hari kemarin WIB (2/12), New Delhi merilis daftar teroris most wanted alias paling dicari. Daftar tersebut diserahkan kepada High Commissioner Pakistan karena India tetap yakin bahwa negara tetangga mereka itu...
Real Estate
  • Perumahan Bukit Surya Indah (BSI) Residence yang dibangun PT Putera Karyasindo Prakasa (PKP), membuat program khusus selama Ramadan. Bagi konsumen yang membeli rumah di BSI, akan diberikan ketupat BSI senilai Rp 10 juta. Menariknya, untuk mengajukan kredit pemilikan rumah (KPR), konsumen cukup...
    BATAM —Ketatnya bisnis properti di Batam, membuat pengembang dituntut kreatif untuk memasarkan produknya. PT Kurnia Djaja Mukmur Abadi misalnya, membebaskan biaya legalitas kepemilikan rumah untuk konsumennya yang membeli rumah di Kurnia Djaja. Saat ini, Kurnia Djaja sedang menjual...


Portal News
Surat Kabar
Majalah
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Copyright 2008 - Batam Cyber Zone. All rights reserved. Best View : 1024 x 768 with Firefox
About Us | Advertise with Us | Subscribe | Contact Us