|
Tidur Berlebihan saat Puasa Turunkan Stamina |
|
Selasa, 23 September 2008 | 18:41:41 |
|
Batam (BCZ) Tidak makan dan minum saat berpuasa membuat
seseorang cenderung lemas dan lesu. Keadaan ini menyebabkan seseorang
banyak berdiam diri dan enggan beraktivitas. Akibatnya, tidur menjadi
pilihan agar puasa berlalu tanpa terasa. Lalu apakah pilihan ini baik
bagi kesehatan?
Tidur merupakan salah satu kebutuhan manusia. Konsepnya, tidur mengistirahatkan sejumlah organ tubuh sedangkan puasa pada intinya adalah mengistirahatkan organ pencernaan.
Saat berpuasa, pola istirahat biasanya berubah. Adanya aktivitas ibadah di malam hari dan sahur memang menyita waktu istirahat malam, sehingga di siang hari seseorang sulit terhindar dari rasa kantuk.
Idealnya waktu tidur untuk orang dengan aktivitas normal adalah 6-8 jam. Pada orang tua bisa kurang, yakni 5-6 jam. Jika jumlah ini tidak tercukupi di malam hari boleh digantikan dengan tidur siang hanya saja penggantian tidur ini tidak boleh berlebihan. Usahakan tidak lebih dari dua jam.
Tidur dan tidak melakukan aktivitas di bulan puasa akan membuat tubuh bertambah lemas. Rasa lemas itu akibat penurunan gula darah yang berlebihan. Gula darah yang terlalu rendah justru membuat kita bertambah lemas dan perut keroncongan.
Gula darah rendah otomatis membuat otak lebih sulit berkonsentrasi. Ini karena otak yang sudah terbiasa mendapat energi dalam bentuk glukosa berkurang, dan pengurangan aliran glukosa ke jaringan otak akan membuat sulit berkonsentrasi. Pada awal puasa hal ini akan sering dirasakan, namun selanjutnya akan terbiasa.
Tetap aktif secara fisik saat berpuasa memompa tubuh untuk mengeluarkan hormon stres. Hormon ini yang memeras gula keluar dari cadangan hidrat arang tubuh, dan membuat gula baru dari jaringan cadangan tubuh lainnya seperti jaringan lemak.
Makanya, agar stamina tetap terjaga di bulan puasa, tetap lakukan aktivitas seperti biasa. Jangan sampai tidur berlebihan. Selanjutnya makan secukupnya dengan kandungan gizi tepat. Konsumsi makanan dengan gizi seimbang. Makan serat tinggi dan buah, termasuk makanan yang bisa menahan rasa lapar. Namun, jika belum tercukupi, seseorang bisa mengonsumsi suplemen.
|